Berita

Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/Istimewa

Politik

Dedi Mulyadi: Kampanye Negatif Merusak Demokrasi

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 00:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terus menggodok strategi tim pemenangan yang akan digunakan dalam Pilgub Jabar 2024 mendatang.

Salah satu di antaranya, akan melaksanakan kampanye positif dan tidak ada serangan negatif terhadap kubu lawan.

"Saya sudah rapat dengan teman-teman partai, tim pemenangan sedang disusun dan akan segera diumumkan. Tapi yang penting adalah, tim ini harus bekerja secara struktural dan fokus menggerakkan mesin partai tanpa menyerang pihak lain," tegas Dedi, diwartakan RMOLJabar, Sabtu (7/9).


Menurut politikus Partai Gerindra ini, kampanye yang menyerang hanya akan merusak iklim demokrasi. Ia juga menekankan di era digital, figur calon juga harus bekerja aktif di lapangan. 

"Selain tim pemenangan, figur saya sendiri juga akan bekerja. Ini sudah era digital, dan kita harus memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan pesan kebaikan," jelasnya.

Dedi menegaskan, dalam setiap kampanyenya, akan fokus pada penyebaran kebaikan dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. 

"Tebar kebaikan di mana-mana, fokus pada daerah tempat kita tinggal. Jangan sampai kegiatan kampanye malah menyusahkan rakyat," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya