Berita

Pramono Anung/RMOL

Politik

Pramono Anung: Warga Tidak Mimpi Jakarta Utara Jadi Dubai

SABTU, 07 SEPTEMBER 2024 | 21:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Warga Jakarta Utara tidak bermimpi wilayahnya disulap seperti Dubai. Sebab, keinginan warga Jakut yang paling riil di depan mata adalah penyelesaian masalah banjir.

Begitu disampaikan Bakal Calon Gubernur Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutan dalam acara Ngopi Bareng Mas Pram di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/9). 

"Tadi waktu di Kelapa Gading, saya menjawab pertanyaan yang sangat mendasar tentang kebanjiran di sana. Bahwa mereka saat ini tidak bermimpi tentang Jakarta atau Jakarta Utara atau Jakarta Pulau Seribu jadi Dubai, tapi yang dimimpikan adalah bagaimana persoalan banjir yang ada di mereka," kata Pramono


Pramono menguraikan, sebenarnya selama ini persoalan banjir sudah terbantu dengan adanya waduk Sukamahi dan Ciawi. Tetapi, hal itu belum menyelesaikan persoalan di bawah seperti pompa.

"Tetapi belum menyelesaikan persoalan di bawah, karena apa? Sodetan belum selesai, banjir kanalnya belum selesai, dan pompa-pompa di bawah," ucap Sekretaris Kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo ini.

Menurut Mas Pram, sapaan akrab Pramono Anung, wilayah Jakarta dan lautnya hampir sejajar. Begitu air rob sedikit naik, maka pasti banjir akan terjadi.

"Nah, persoalan ini bisa diselesaikan dengan memasang pompa yang memang pompa yang cukup untuk mengalihkan itu," pungkasnya.

Sebelumnya, bakal calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil mengatakan ingin menyulap wilayah utara Jakarta seperti Dubai.

Keinginannya menjadikan wilayah utara Jakarta serupa Dubai menyusul rencana program pembangunan infrastruktur yang hendak dilakukan, salah satunya pembuatan Giant Wall.

"Ada sekitar 70-an program dari mulai infrastruktur raksasa menahan banjir di utara dengan kawasan Giant Wall-nya. Nah nanti Dubainya Jakarta ada di sana," ucap Ridwan Kamil di Kantor DPN Partai Gelora, Jakarta Selatan, Selasa (27/8).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya