Berita

Ilustrasi Wall Street/RMOL

Bisnis

Wall Street Lagi-lagi Memerah, Tiga Indeks Utama Anjlok Lebih dari 1 Persen

SABTU, 07 SEPTEMBER 2024 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-sama AS memerah dengan tiga indeks utama yang ditutup melemah lebih dari 1 persen di akhir pekan ini. 

Pelemahan terjadi karena terbebani oleh laporan pekerjaan yang menunjukkan berlanjutnya perlambatan pasar tenaga kerja. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu (7/9), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 410,34 poin atau 1,01 persen menjadi 40.345,41, pada perdagangan Jumat sore (6/9) Waktu setempat atau Sabtu pagi WIB. 


Indeks S&P 500 melemah 94,99 poin atau 1,73 persen ke 5.408,42 dan indeks Nasdaq Composite turun 436,83 poin atau 2,55 persen ke 16.690,83.

11 Sektor pada indeks acuan S&P 500 melemah. Koreksi terbesar terjadi pada indeks layanan komunikasi, barang konsumsi diskresioner dan sektor teknologi.

Ini berarti, S&P 500 mengalami penurunan mingguan terbesar sejak Maret 2023. Begitu pula dengan Nasdaq yang mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Januari 2022.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan, pengusaha AS menambah 142.000 pekerjaan pada bulan Agustus, kurang dari ekspektasi analis. Sementara, pertumbuhan pekerjaan untuk bulan Juli direvisi turun menjadi 89.000, juga di bawah estimasi.

Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada hari Jumat bahwa “waktunya telah tiba” bagi bank sentral AS untuk memulai serangkaian penurunan suku bunga, dan menambahkan bahwa ia berpikiran terbuka mengenai ukuran dan kecepatannya. 

Saham Nvidia turun 4 persen, Tesla merosot 8,4 persen, Alphabet melemah 4 persen, Amazon juga melemah 3,7 persen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya