Berita

Bobby Nasution/Net

Politik

PILKADA SUMUT 2024

Nasib Bobby Mantu Jokowi Tergantung KPK

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 21:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pelaporan soal dugaan penerimaan gratifikasi pesawat jet pribadi oleh Walikota Medan, Bobby Nasution ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diyakini dapat berakibat kekalahan menantu Presiden Joko Widodo itu di Pilkada Sumatera Utara 2024.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespon pernyataan KPK soal adanya laporan masyarakat yang masuk terkait dugaan penerimaan gratifikasi Bobby Nasution.

"Jika KPK serius usut kasus ini, akan berakibat kekalahan Bobby pada Pilgub Sumut," kata Muslim kepada RMOL, Jumat (6/9).


Apalagi kata Muslim, persoalan dugaan penerimaan gratifikasi pesawat jet pribadi itu juga bukan hanya dilakukan Bobby Nasution, melainkan juga melibatkan adik ipar Bobby, Kaesang Pangarep.

"Isu jet pribadi di tengah kemiskinan dan derita rakyat saat ini akan sangat berpengaruh pada Pilgub Sumut. Apalagi di Sumut rakyatnya terkenal kritis," pungkas Muslim.

Sebelumnya, Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto mengatakan, selain Kaesang, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM) KPK juga sudah menerima pengaduan masyarakat dengan pihak terlapor adalah Bobby Nasution.

"Kalau perkapannya saya tidak bisa buka, tapi informasi yang kami dapatkan ada (laporan ke KPK)" kata Tessa kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat sore (6/9).

Awalnya kata Tessa, Direktorat Gratifikasi KPK berencana untuk melakukan klarifikasi atas data-data yang sudah didapatkan terkait dugaan gratifikasi pesawat jet pribadi oleh Bobby Nasution.

Namun demikian karena sudah ada laporan masyarakat yang masuk ke KPK, maka penanganannya difokuskan di Direktorat PLPM.

"Ya per hari ini saya mendapatkan informasi bahwa, penanganan dugaan gratifikasi saudara BN (Bobby Nasution) atau BAN ya, itu sudah difokuskan dan dilakukan di Direktorat PLPM juga," tutur Tessa.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya