Berita

Warga Palestina memeriksa puing-puing rumahnya yang dibom setelah operasi militer Israel di Jenin di Tepi Barat yang diduduki Israel pada Jumat, 6 September 2024/Reuters

Dunia

Pasukan Israel Tinggalkan Kamp Pengungsi Jenin Tepi Barat

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah melancarkan operasi militer darat selama lebih dari sepekan, pasukan militer Israel dilaporkan telah mundur dari kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat pada Jumat (6/9).

Laporan Associated Press menyebut personel lapis baja Israel terlihat meninggalkan kamp dari pos pemeriksaan yang didirikan di salah satu jalan utama.

Tidak jelas apakah penarikan pasukan itu hanya tindakan sementara untuk menyusun kembali pasukan.


"Tidak ada pasukan yang tersisa di dalam saat fajar menyingsing pada Jumat pagi (6/9)," ungkap seorang reporter AP.

Militer Israel masih belum mengonfirmasi laporan penarikan pasukan tersebut, tetapi mereka mengaku akan memberikan pernyataan di esok hari.

Kepergian tentara Israel dimanfaatkan pendudukan Jenin untuk mencari barang-barang di reruntuhan rumah mereka yang masih bisa digunakan.

"Ketika mereka masuk, mereka menggunakan buldoser dan mulai menghancurkan segalanya. Mereka tidak meninggalkan apapun," kata penduduk Jenin, Samaher Abu Nassa.

Ratusan tentara Israel telah dikerahkan untuk melancarkan operasi mematikan di Tepi Barat selama sembilan hari terakhir.

Fokus mereka adalah kamp pengungsi Jenin, Tulkarem dan kamp pengungsi Al-Faraa, tempat yang diduga menjadi lokasi persembunyian militan pendukung Hamas.

Menurut pejabat kesehatan setempat, pertempuran di Jenin menewaskan 21 warga Palestina. Juga menghancurkan bangunan, memutuskan layanan air dan listrik serta korban luka memenuhi rumah sakit.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya