Berita

Ilustrasi masyarakat yang mendaftar sebagai CPNS/Istimewa

Nusantara

4 Formasi CPNS Ini Sepi Peminat

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 04:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah peluang emas tampaknya terlewatkan oleh para pencari kerja di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2024 yang membuka 184 formasi untuk tenaga kesehatan dan teknis justru sepi peminat di beberapa posisi strategis. 

Ironisnya, meskipun masa pendaftaran sudah dimulai sejak 20 Agustus 2024 dan akan berakhir pada 6 September 2024, formasi-formasi penting seperti dokter anestesi dan pranata komputer masih minim pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang, Dwi Riyanto mengungkapkan, meskipun total pelamar yang terdaftar sudah mencapai 2.488 orang, hanya 1.065 pelamar yang berhasil menyelesaikan proses pendaftaran. 


"Sampai saat ini, pelamar yang sudah masuk sebanyak 2.488 pelamar, namun yang sudah submit hanya 1.065. Ada beberapa formasi yang masih sepi peminat," ujar Dwi Riyanto dengan nada prihatin kepada RMOLJateng, Kamis (5/9).

Adapun yang menjadi sorotan utama dalam rekrutmen ini adalah kurangnya minat untuk formasi-formasi tenaga medis. Beberapa posisi seperti dokter anestesi, dokter umum, dokter gigi, dan pranata komputer masih belum terisi sepenuhnya. Padahal, formasi-formasi ini sangat krusial dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dan infrastruktur teknologi di Kabupaten Batang.

Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar. Mengapa formasi-formasi yang secara tradisional dianggap bergengsi dan vital justru kurang diminati? Apakah masyarakat masih ragu dengan stabilitas karier sebagai pegawai negeri sipil di era modern ini, atau ada faktor lain yang membuat mereka menghindar?

Salah satu hambatan yang dinilai cukup signifikan dalam proses pendaftaran CPNS tahun ini adalah masalah teknis, khususnya terkait dengan penggunaan e-materai. 

Banyak calon pelamar yang mengalami kesulitan dalam mengunggah dokumen yang membutuhkan e-materai, sehingga hal ini menjadi salah satu penyebab lambatnya proses pendaftaran.

"Di tempat kami, banyak pelamar yang curhat karena kesulitan dengan e-materai. Namun, ini di luar kendali kami," keluh Dwi Riyanto. 

Hambatan teknis ini tentu menambah frustrasi para calon pelamar, terlebih dengan batas waktu pendaftaran yang semakin menipis.

Meskipun masalah ini cukup mengganggu, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengenai kemungkinan perpanjangan waktu pendaftaran. 

"Belum ada informasi lebih lanjut dari BKN terkait perpanjangan waktu, meskipun banyak pelamar yang mengalami masalah teknis dengan e-materai," pungkas Dwi Riyanto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya