Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Keluarga Dokter PPDS Undip Korban Perundungan Lapor ke Polda Jateng

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 00:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus dugaan perundungan mahasiswi program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), dokter ARL, yang meninggal di kamar kosnya belum usai. Bahkan kini memunculkan babak baru. 

Keluarga korban resmi membuat laporan ke Polda Jawa Tengah atas kematian dr ARL. 

Pihak keluarga dr ARL yang diwakili ibunya Nuzwatun Malinah dan adik korban dengan didampingi kuasa hukumnya membuat laporan ke Mapolda Jawa Tengah atas kasus dugaan intimidasi pihak-pihak tertentu, Rabu (4/9). 


Kuasa hukum keluarga dr ARL, Misyal Achmad mengatakan, pihak keluarga akhirnya melapor ke polisi karena mengetahui korban mendapatkan ancaman dan pemerasan. Pihak keluarga pun berharap kepolisian mengusut penyelidikan kasus dengan netral, tanpa ada desakan-desakan dari luar. 

"Almarhumah meninggal dunia karena depresi mendapatkan tekanan di kampusnya. Ada kemungkinan mengalami intimidasi dan pemerasan dari beberapa pihak sehingga kami ingin kasus diusut tuntas," kata kuasa hukum keluarga dr ARL, diwartakan RMOLJateng, Kamis (5/9). 

Laporan kasus dari keluarga korban dugaan perundungan di kampus Undip ini telah ditangani SPKT Polda Jawa Tengah.  

Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut atas kejanggalan baru ini. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto menerangkan, pihaknya belum tahu pasti proses penyelidikan kasus ini. 

"Penyelidikan (sedang dilakukan), kita tunggu hasilnya," terang Artanto.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya