Berita

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan/Foto: Kemendag

Bisnis

Realisasi Anggaran Kemendag Capai Rp1,12 Triliun per 31 Agustus 2024

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 14:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Realisasi anggaran Kementerian Perdagangan (Kemendag)  per 31 Agustus tercatat sebesar Rp1,12 triliun atau 57,34 persen dari total anggaran 2024 sebesar Rp1,96 triliun.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas menyampaikan, capaian realisasi anggaran ini lebih tinggi dari rata-rata realisasi nasional untuk belanja pemerintah pusat yang mencapai sebesar 40,40 persen.

"Total anggaran (2024) kita Rp1,96 triliun, realisasi Rp1,12 triliun," ujar Zulhas dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu.


Realisasi per program dari keseluruhan realisasi anggaran hingga akhir Agustus 2024 tersebut antara lain untuk Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 871 miliar atau 62,94 persen dari pagu sebesar Rp 1,3 triliun.

Kemudian ada pula Program Perdagangan Dalam Negeri dengan realisasi Rp 91,42 miliar atau 33,20 persen dari pagu sebesar Rp 275 miliar, serta Program Perdagangan Luar Negeri dengan realisasi Rp 164 miliar atau 53,76 persen dari pagu sebesar Rp 306 miliar.

Zulhas juga menyampaikan empat arah kebijakan sebagai fokus pencapaian target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025.2029.

Pagu anggaran tahun 2025 akan difokuskan pada empat arah kebijakan Kementerian Perdagangan, yaitu pengembangan ekspor; pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan antarwilayah, serta pengamanan perdagangan.

Zulhas sebelumnya mengusulkan agar pagu indikatif tahun anggaran 2025 ditambah Rp2,4 triliun.

Tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk peningkatan peran 46 perwakilan perdagangan di negara tujuan ekspor berupa promosi dagang, forum bisnis, dan business matching sebesar Rp900 miliar.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya