Berita

Fine Food Australia 2024/Net

Bisnis

Produk Mamin Indonesia Cetak Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pameran Australia

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 12:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia berhasil mencetak potensi transaksi senilai 825 ribu Dolar AS atau setara Rp12,81 miliar.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney Christhophorus Barutu menyatakan, potensi transaksi tersebut didapat pada hari pertama pameran Fine Food Australia 2024, di Melbourne Convention and Exhibition Centre. 

Ini adalah pameran mamin terbesar di benua Australia yang berlangsung 2-5 September 2024.


Di ajang tersebut, produk mamin Indonesia berhasil memikat buyer di Australia dengan mencatatkan potensi transaksi yang cukup baik. Nilai  tersebut diharapkan masih dapat meningkat sampai dengan akhir pameran. 

Kementerian Perdagangan berupaya mempromosikan produk Tanah Air di ajang ini melalui ITPC Sydney. 

Terdapat enam ekshibitor dari Indonesia dalam pameran Fine Food Australia 2024 ini. Keenam ekshibitor tersebut yaitu Sony Trading Pty Ltd, Oishi Trading Pty Ltd, PT Alam Scientia Asia, Orang Tua Group, PT Sekar Bumi, dan Laguna Group.

Produk Indonesia diharapkan mendapatkan peluang yang lebih besar untuk masuk ke dalam pasar mamin di Australia melalui pameran Fine Food Australia 2024 ini. 

"Keikutsertaan Indonesia pada pameran ini diharapkan mampu memperkuat citra positif produk-produk Indonesia di pasar Australia," ujar Christhophorus.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya