Berita

Paus Fransiskus/Rep

Politik

Kunjungi Istana Negara

Paus Sebut Sikap Penguasa Penyebab Terjadinya Kekerasan

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 20:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Konflik kekerasan di berbagai belahan dunia banyak dilatarbelakangi oleh kurangnya sikap saling menghargai dan keinginan intoleran untuk memaksakan kepentingan sendiri.

Hal itu disampaikan Paus Fransiskus saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Rabu (4/9). 

"Kadang-kadang, ketegangan-ketegangan dengan unsur kekerasan timbul di dalam negara-negara, karena mereka yang berkuasa ingin menyeragamkan segala sesuatu dengan memaksakan visi," kata Paus. 


Tentu, ini tidak bisa dilakukan karena pada dasarnya memaksa merupakan suatu hal yang bertolak belakang pada prinsip keadilan sosial.

Hal ini, lanjut Paus, berdampak langsung pada masyarakat di suatu negara yang tidak sedikit menjadi korban.

"Akibatnya, sebagian besar umat manusia terpinggirkan, tanpa sarana untuk menjalani hidup yang bermartabat dan tanpa perlindungan dari ketimpangan sosial yang serius dan bertumbuh, yang memicu konflik-konflik yang parah," jelasnya.

Itu sebabnya, Paus mengapresiasi keberagaman yang ada di Indonesia.

Dari sini, Indonesia punya modal baik dalam urusan toleransi dan perdamaian.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Paus Fransiskus secara lisan, memberkati Indonesia.

"Semoga Allah memberkati Indonesia dengan perdamaian, demi masa depan penuh harapan. Allah memberkati Anda sekalian!" tandas Paus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya