Berita

Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu saat naik pesawat jet pribadi/Net

Hukum

Batal Panggil Kaesang, KPK Kini Bidik Bobby Nasution

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 18:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Batal undang Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini fokus mengumpulkan bahan terkait penggunaan pesawat jet pribadi oleh Walikota Medan, Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu.

Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto mengatakan, Direktorat Gratifikasi KPK saat ini masih terus mengumpulkan bahan soal penggunaan pesawat jet pribadi oleh menantunya Presiden Joko Widodo.

"Sepanjang pengetahuan saya dari Direktorat Gratifikasi masih bekerja untuk mencari bahan. Karena kalau nggak salah infonya berupa foto ya. Foto ini kan perlu penjelasan. Di era-era sekarang adanya Photoshop, Artificial Intelligence, maka perlu ada langkah lanjutan dari Direktorat Gratifikasi untuk memastikan info yang beredar di media itu memang benar adanya," kata Tessa kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu sore (4/9).


Namun demikian, Tessa mempersilakan Bobby Nasution untuk melaporkan kepada KPK jika merasa penggunaan pesawat jet pribadi yang viral di media sosial merupakan gratifikasi.

"Yang jelas terkait subjek saudara B ini, masih dikumpulkan bahan-bahannya dari Direktorat Gratifikasi," pungkas Tessa.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya