Berita

Donald Trump/Politusic

Dunia

Trump Sembunyikan Jurus Jitu Akhiri Perang Ukraina

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 13:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial tentang konflik di Eropa Timur.

Pria yang pernah sesumbar bisa menghentikan perang Rusia-Ukraina dalam sehari itu, mengklaim memiliki rencana jitu yang rinciannya akan ia rahasiakan sampai kemenangannya di pemilu bulan November.

Berbicara di podcast Lex Fridman, Trump menyebut perang Rusia-Ukraina harusnya tidak pernah terjadi. Dia mengaku memiliki cara yang dipastikan berhasil untuk menyelesaikan konflik tersebut.


"Saya memiliki rencana yang sangat tepat tentang cara menghentikan Ukraina dan Rusia, dan saya memiliki ide tertentu mungkin bukan rencana, tetapi ide untuk China,” ujarnya, seperti dimuat AFP pada Rabu (4/9).

Kendati demikian, Trump belum mau mengungkap isi rencana tersebut dan memilih untuk menyembunyikannya sampai dinyatakan menang melawan calon presiden dari partai Demokrat, Kamala Harris. 

“Tetapi saya tidak dapat memberikan rencana tersebut kepada Anda, karena jika saya memberikan rencana tersebut kepada Anda, saya tidak akan dapat menggunakannya," kata Trump.

Trump telah menghadapi kritik karena berulang kali memuji Presiden Rusia Vladimir Putin. Tetapi dalam podcast tersebut, ia mengatakan krisis Ukraina dapat berubah menjadi Perang Dunia Ketiga. 

Pesaingnya, Harris juga mengecam pujian publik Trump terhadap Putin, dengan mengatakan pada Konvensi Nasional Demokrat bulan lalu: "Saya tidak akan bersikap ramah kepada para tiran dan diktator dan presiden ia akan berdiri teguh bersama Ukraina"

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya