Ilustrasi Foto/Net
Ilustrasi Foto/Net
Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, tindakan ini bisa memicu penguatan golongan putih (golput) yang nantinya akan berdampak pada rendahnya legitimasi kepala daerah terpilih.
"Jika yang terjadi nantinya adalah golput lebih tinggi jumlahnya ketimbang pemilih sah, maka legitimasi kepala daerah terpilih akan berada di titik terendah," ujar Andi kepada RMOL, Rabu (4/9).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17