Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Penggusuran Anies Bisa Dongkrak Angka Golput

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 12:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tergusurnya Anies Baswedan dari bursa calon gubernur di Pilkada 2024 diprediksi akan berdampak signifikan terhadap partisipasi politik di Jakarta. 

Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, tindakan ini bisa memicu penguatan golongan putih (golput) yang nantinya akan berdampak pada rendahnya legitimasi kepala daerah terpilih.

"Jika yang terjadi nantinya adalah golput lebih tinggi jumlahnya ketimbang pemilih sah, maka legitimasi kepala daerah terpilih akan berada di titik terendah," ujar Andi kepada RMOL, Rabu (4/9).


Ia menambahkan bahwa keputusan untuk menggusur Anies dari daftar kandidat merupakan langkah yang berisiko, mengingat Anies memiliki basis pendukung yang kuat dan elektabilitas tinggi. 

"Seharusnya, dengan elektabilitas yang tinggi, Anies menjadi kandidat yang diperebutkan oleh partai-partai politik. Namun, yang terjadi justru sebaliknya," lanjutnya.

Andi memperingatkan bahwa jika tingkat golput meningkat secara signifikan, maka akan menjadi sinyal buruk bagi perkembangan demokrasi di Jakarta. 

"Saat ini terjadi  sandiwara politik yang mempertemukan kandidat karbitan melawan kotak kosong," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya