Berita

Ilustrasi/RMOL

Tekno

Hindari Sanksi, Starlink Pilih Ikut Blokir X di Brasil

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 11:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan jaringan satelit Starlink akhirnya memilih untuk mematuhi perintah pengadilan tinggi Brasil untuk memblokir akses ke platform media sosial X di negara tersebut, setelah sebelumnya mereka mendapat ancaman sanksi.

Pernyataan Starlink pada Selasa dilakukan sehari setelah mereka memberi tahu regulator bahwa mereka tidak akan mematuhi perintah pemblokiran.

"Kami mematuhi perintah untuk memblokir akses ke X di Brasil," kata Starlink, yang memiliki lebih dari 200.000 pelanggan di negara Amerika Latin tersebut, dalam sebuah posting di X, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/9).


Starlink muncul sebagai medan pertempuran baru antara Musk dan Brasil, setelah hakim pengadilan tinggi Alexandre de Moraes memerintahkan pembekuan akun perusahaan untuk kemungkinan digunakan membayar denda yang terutang oleh X, yang juga dimiliki oleh Musk.

Pada Senin, regulator telekomunikasi Brasil Anatel mengatakan telah diberitahu oleh Starlink bahwa perusahaan yang didukung Musk itu tidak akan mematuhi perintah Moraes agar semua penyedia internet memblokir akses domestik ke X.

Namun, seorang perwakilan Anatel mengatakan kepada Reuters bahwa Starlink telah menarik kembali pernyataannya dan memberi tahu regulator pada hari Selasa bahwa mereka akan mengakhiri pemblokiran dalam beberapa jam.

Brasil mulai memblokir X minggu lalu setelah Moraes memerintahkan semua penyedia telekomunikasi di negara itu untuk menutup platform media sosial tersebut karena tidak memiliki perwakilan hukum di negara tersebut, sebuah keputusan yang kemudian dikuatkan oleh panel hakim Mahkamah Agung.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya