Berita

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto/Ist

Politik

Biar Leluasa Bermanuver, PKS Dukung Anies Bikin Parpol

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 10:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan untuk membentuk partai politik (parpol) terus bermunculan.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mulyanto, menyatakan 
Anies Baswedan adalah aset umat dan bangsa Indonesia.

"Semoga dengan membentuk partai baru lebih leluasa bermanuver untuk perubahan dan kebaikan bangsa," kata Mulyanto lewat akun X miliknya, Selasa (3/9).

"Semoga dengan membentuk partai baru lebih leluasa bermanuver untuk perubahan dan kebaikan bangsa," kata Mulyanto lewat akun X miliknya, Selasa (3/9).

Mulyanto menekankan pentingnya prinsip fastabiqul khoirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Ia percaya baik Anies maupun PKS adalah dua kekuatan yang dapat memberikan kontribusi besar bagi kemaslahatan umat.

Mulyanto justru menyayangkan jika terjadi perpecahan di antara kekuatan-kekuatan ini, yang justru dapat melemahkan mereka dan memberikan keuntungan bagi pihak-pihak yang tidak menginginkan kebaikan. 

"Sayang kalau berbantah-bantahan lalu saling mengerdilkan. Kekuatan kegelapan akan gembira dengan operasi politiknya," tegasnya.

Namun, kader PKS itu tetap optimis bahwa kebenaran akan terungkap dan berdoa agar mereka tetap berada di jalan yang benar.

"Namun percayalah Allah akan membongkar makar mereka dan semoga kita bukan bagian dari mereka itu," pungkasnya.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya