Berita

Pesawat jet tempur Sukhoi dari Skadron Udara 11 Wing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin/Ist

Pertahanan

Dua Jet Tempur Sukhoi Kawal IAF di Langit Bali

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 09:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan dua pesawat jet tempur Sukhoi dari Skadron Udara 11 Wing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin untuk melakukan Combat Air Patrol (CAP) di wilayah udara Bali dalam rangka mengamankan gelaran Indonesia Afrika Forum ke-2 pada 1-3 September 2024, Senin (2/9).

Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bonang Bayuaji Gautama menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pengamanan maksimal oleh TNI AU untuk memastikan kelancaran dan keamanan pertemuan internasional tersebut. 

“Pengamanan ini adalah bagian dari prosedur standar operasi yang ditingkatkan mengingat pentingnya pertemuan Indonesia-Afrika Forum yang akan dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara,” kata Bonang dalam keterangan resmi, Selasa (3/9).


Dua jet tempur Sukhoi Skadron Udara 11 mendapat tugas untuk melaksanakan Combat Air Patrol di wilayah udara Bali. 

Combat Air Patrol dipimpin langsung oleh Komandan Skadron Udara 11, Letkol Pnb Andry “Stellar” Libarsyah bersama tiga penerbang Sukhoi lainnya.

Letkol Andry menyampaikan bahwa Combat Air Patrol  bertujuan untuk melaksanakan pengamanan di wilayah udara pulau Dewata Bali yang menjadi tempat digelarnya Indonesia Afrika Forum.


Dimana sejumlah pemimpin negara-negara Afrika tiba di Bali untuk menghadiri Forum Tingkat Tinggi Indonesia-Afrika ke-2, yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, tanggal 1-3 September 2024.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya