Berita

Presiden RI, Joko Widodo saat membuka acara High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF-MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2, di Nusa Dua Bali/Setkab RI

Bisnis

Jokowi Pamer Kesepakatan Bisnis Indonesia-Afrika Capai Rp54,4 T di IAF 2024

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 21:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kesepakatan bisnis baru antara Indonesia dengan negara Afrika dilaporkan tembus 3,5 miliar Dolar AS atau setara Rp54,4 triliun dalam Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2.

Dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi), angka ini meningkat enam kali lipat dibandingkan dengan penyelenggaraan IAF ke-1 pada 2018 lalu. 

"Forum Indonesia-Afrika 2024 telah mencatatkan kesepakatan bisnis senilai 3,5 miliar dolar AS, hampir enam kali lipat dari kesepakatan yang dicapai dalam forum pertama pada 2018," kata Jokowi dalam pembukaan IAF II dan High Forum Multi-Stakeholder Partnership di Bali, Senin (2/9).


Jokowi menyebut hasil kemitraan Indonesia-Africa kali ini mampu membawa peningkatan besar volume perdagangan dan berbagai kesepakatan perjanjian perdagangan.

"Indonesia siap bermitra dengan siapapun, utamanya dengan kawasan Afrika sebagai kunci agenda pembangunan global," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyoroti hampir seluruh negara berupaya menciptakan perubahan positif di tengah banyaknya tantangan global.

Ia mengatakan tantangan itu terkait dengan perlambatan ekonomi, tingkat pengangguran dan inflasi yang belum membaik, serta ketegangan geopolitik yang terus berlanjut hingga menimbulkan banyak korban jiwa dan mengganggu rantai pasok global.

Setelah IAF, Jokowi mengumumkan bahwa Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Platinum Jubilee of the Asian African Conference, untuk memperingati 70 tahun KTT Asia Afrika tahun depan.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya