Berita

Terminal baru Bandara Internasional Gwadar ketika sedang dibangun dalam kerangka BRI.

Global

Dibayangi Teror, Peluncuran Bandara Gwadar Terpaksa Ditunda

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 17:51 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Rencana peluncuran gedung baru Bandara Internasional Gwadfar di Balochistan, Pakistan, akhirnya ditunda karena penilaian keamanan menyusul serangan militan baru-baru ini.

Bandara yang dibangun sebagai bagian dari Belt and Road Initiative (BRI) China senilai 200 juta dolar AS di Gwadar, merupakan usaha patungan yang melibakan Pakistan, Oman, dan China.

Rencana awal adalah Perdana Menteri Shehbaz Sharif akan meresmikan bandara tersebut pada 14 Agustus bersama para pejabat China, tetapi rencana itu dibatalkan setelah kelompok pejuang hak asasi Baloch memulai aksi protes duduk di kota pelabuhan tersebut, kata para pejabat.


Setelah serangan baru-baru ini, dua pejabat di CAA dan dua lainnya di pemerintahan Balochistan mengatakan kepada Reuters bahwa penerbangan perdana akan ditunda karena pihak berwenang meninjau keamanan di wilayah tersebut.

“China sudah khawatir tentang situasi keamanan, dan serangan baru-baru ini pasti akan menyebabkan lebih banyak penundaan,” kata seorang pejabat senior pemerintah provinsi, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

“Tiongkok bersedia bekerja sama dengan pihak Pakistan untuk terus melakukan pekerjaan dengan baik dalam pekerjaan keamanan yang relevan dan memastikan kemajuan pembangunan koridor,” ujar Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam keterangan.

Sejarah bandara ini berawal dari tahun 1958 ketika Pemerintah Pakistan membeli Gwadar dari Sultan Muscat. Operasi udara dimulai pada tahun 1966. Bandara ini memperoleh status internasional ketika dua penerbangan mingguan dari Karachi ke Muscat melalui Gwadar dimulai dengan pesawat Fokker F-27.

Bangunan terminal diresmikan pada tahun 1984 dan bandara ini ditetapkan sebagai bandara domestik dan dianggap sebagai bandara terbesar di Balochistan yang memfasilitasi penumpang terutama warga Gwadar. Ruang tunggu keberangkatan/VIP baru dibuka pada tahun 2008.

Bandara saat ini melayani terutama penduduk Gwadar. Pakistan International Airlines, maskapai utama yang terbang dari bandara, menghubungkan Gwadar ke Karachi, Turbat, Quetta, Peshawar, Islamabad, Lahore, Dubai, Doha, Kuwait City, Riyadh, Teheran, Mashhad, Bahrain, dan Muscat. Maskapai penerbangan lain baru-baru ini meluncurkan penerbangan mereka ke Gwadar dan saat ini berjalan cukup baik karena kinerja yang sukses.

Maskapai ini termasuk Oman Air, yang terbang ke Muscat menggunakan pesawat ATR 42, dan Airblue, yang memulai penerbangan dua kali sehari ke Karachi melalui mitra usaha patungannya, JS Air. 

Bandara Internasional Gwadar yang baru akan memiliki ruang untuk pesawat besar seperti Airbus A380 & Boeing 747-8, ditambah pesawat yang lebih kecil seperti ATR-72 dan Boeing 737-900ER.



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya