Berita

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Kader Minta Megawati Batalkan Rekomendasi Cabup Mubar

Tolak Lawan Kotak Kosong
SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 11:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mayoritas DPC dan PAC PDIP Muna Barat (Mubar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk membatalkan surat keputusan (SK) persetujuan B1 Parpol KWK kepada bakal calon bupati Muna Barat (Mubar) dari kader partai lain. 

Pasalnya, sebagai pemenang Pemilu di Muna Barat, PDIP dapat mengusung kadernya sendiri untuk maju pada Pilkada 2024, sehingga tidak ada kotak kosong.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDIP Muna Barat La Ode Muh Wahyudin mengaku kecewa dengan keputusan DPP PDIP yang ikut andil dalam mendukung kotak kosong dan aksi borong partai yang dilakukan bakal calon tunggal Bupati Muna Barat yang merupakan kader partai lain.


“Kami kecewa pada keputusan DPP PDIP yang ikut memberikan persetujuan B1 Parpol KWK kepada bakal calon tunggal pada Pilkada 2024 di Muna Barat," kata Wahyudin dalam keterangannya, Senin (2/9).

Wakil Ketua DPC PDIP Mubar, Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Habudi menambahkan bahwa SK persetujuan B1 Parpol KWK yang diberikan DPP PDIP kepada balon tunggal itu belum melihat seluruh aspirasi dari kader di Muna Barat. 

Sebagai pemenang pemilu dengan raihan hasil suara 25 persen dengan total 5 kursi dari 20 kursi DPRD Muna Barat, mestinya PDIP dapat mengajukan kader sendiri untuk bertarung di Pilbub Muna Barat.

“Upaya memenangkan pemilu di Muna Barat tahun ini semacam sia-sia, karena dengan aksi borong partai yang dilakukan seorang balon tunggal," kata Habudi.

Habudi berharap DPP PDIP mempertimbangkan dan membatalkan SK persetujuan B1 Parpol KWK yang telah di berikan kepada balon tunggal tersebut.

"Sebaiknya PDIP memberikan kepercayaan kepada kader sendiri Muh Fajar Hasan untuk maju Pilkada Muna Barat," kata Habudi.

Untuk diketahui, DPP PDIP telah mengeluarkan rekomendasi dukungan B1KWK terhadap calon bupati dan wakil bupati Muna Barat, La Ode Darwin dan Ali Basa.

Sementara KPU Muna Barat telah memperpanjang pendaftaran calon pada 2-4 September 2024 karena hanya ada satu pasangan yang mendaftar.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya