Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pertamina Turunkan Harga Pertamax, Ini Rinciannya

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertamina kembali melakukan penyesuaian berkala untuk harga BBM Non-subsidi. Pada September tahun ini harga Pertamax Series dan Dex Series mengalami penurunan. 

Selain Pertamina, perusahaan swasta seperti Shell dan BP juga menyesuaikan harga BBM mereka.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM Non-subsidi dilakukan berdasarkan tren harga minyak dunia yang dipublikasikan oleh Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. 


Penyesuaian ini bisa tetap, naik, atau turun, tergantung pada kondisi pasar.

Pertamina, untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM Pertamax dari yang sebelumnya Rp 13.700 per liter menjadi Rp 12.950 per liter. 

Untuk Pertamax Turbo juga turun dari yang sebelumnya Rp 15.450 per liter menjadi Rp 14.475 per liter.

Untuk BBM solar jenis Dexlite turun dari sebelumnya Rp 15.350 per liter menjadi Rp 14.050 per liter. Produk Pertamina Dex juga turun dari Rp 15.650 per liter menjadi Rp 14.550.

Ini daftar terbaru harga BBM di seluruh SPBU yang ada di Indonesia berlaku 1 September 2024:

BBM Pertamina DKI Jakarta

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Pertamax: 12.950 per liter

Pertamax Turbo: Rp 14.475 per liter

Pertamina Dex: Rp 14.550 per liter

Dexlite: Rp 14.050 per liter

Pertamax Green: Rp 13.650 per liter


BBM Shell


Shell Super: Rp 13.450 per liter

Shell V-Power: Rp 14.280 per liter

Shell V-Power Diesel: Rp 14.660 per liter (kecuali di Jawa Timur)

Shell Diesel Extra: Rp 14.200 per liter (hanya di Jawa Timur)

Shell V-power Nitro: Rp 14.480 per liter (kecuali di Jawa Timur)


BBM BP-AKR


BP Ultimate: Rp 14.280 per liter

BP 92: Rp 13.450 per liter

BP diesel: Rp 14.200 per liter (hanya di Jawa Timur)

BP Ultimate Diesel: Rp 14.660 per liter.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya