Berita

Bakal calon Gubernur Jabar dari PDIP, Jeje Wiradinata/RMOLJabar

Politik

Pilkada Jabar 2024

Jadi Cagub Dadakan, Jeje Wiradinata Tak Hitung Menang Kalah

SENIN, 02 SEPTEMBER 2024 | 05:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal calon Gubernur Jabar, Jeje Wiradinata mengungkap soal penunjukan dirinya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar. Meski terkesan menjadi pemain cabutan dari PDIP, ia menerima apapun keputusan partai.

Mantan Bupati Pangandaran dua periode tersebut menceritakan penunjukan dirinya memang mendadak. Sebab, Jeje baru menerima telepon dari Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, pada menit-menit akhir jelang penutupan pendaftaran calon kepala daerah.

“Jam 23.00 WIB tuh, baru dapat telepon dari Pak Ono, jam 23.15 WIB dapat telepon dari stafnya Pak Hasto, ya sudah tidak bisa apa-apa,” kata Jeje usai tes kesehatan lanjutan di RS Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Bandung, Minggu (1/9).


Jeje mengaku kaget saat ditunjuk PDIP karena belum mempersiapkan apapun. Namun sebagai kader partai, ia akan menjalankan tugas yang diberikan dengan baik.

“Sebagai kader, sudah tidak lagi menghitung menang kalah, tidak lagi menghitung pasangannya siapa. Bahwa sebagai kader kita lakukan tugas dengan sebaik-baiknya,” sebutnya, dikutip RMOLJabar, Minggu (1/9).

Mantan anggota DPRD Kabupaten Ciamis tersebut memastikan bakal memanfaatkan waktu dua bulan jelang Pilkada pada November nanti. Meskipun, dia sendiri menaksir upayanya tak bakal optimal.

“Optimal enggak? Ya tentu enggak. Tapi yang di sana ada,” kata Jeje sambil menunjuk ke atas.

“Kita lihat takdir seperti apa. Maka dituntut satu langkah strategi bagaimana memaksimalkan waktu yang ada,” sambungnya.

Disinggung strategi yang akan dilakukan jelang hari pencoblosan, Jeje akan berusaha melakukan pendekatan ke kalangan alim dan ulama. 

“Contoh kemarin, orang deklarasi di lapangan pakai apa, dan sebagainya. Kita enggak. Di pondok pesantren. Nah itu kan adalah pola pendekatan, pola silaturahmi, pola komunikasi yang itu menjadi bagian penting bagi saya,” tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya