Berita

Sosialisasi dan diskusi bertajuk "Mengawal Pilkada Serentak: Peran Tokoh Adama Dalam Menjaga Harmonisasi Umat" di salah satu resto bilangan Ciputat Timur, Sabtu (31/8)/Ist

Politik

Pilkada Tangsel 2024 Diprediksi Berjalan Damai dan Kondusif

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 06:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polarisasi Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2024 tidak akan terjadi seperti Pilkada di Jakarta, terutama pada 2017 lalu.

Hal itu diungkapkan Konsultan Politik Indek Data Nasional  Tafrichul Fuady Absa saat hadir menjadi narasumber sosialisasi dan diskusi bertajuk "Mengawal Pilkada Serentak: Peran Tokoh Adama Dalam Menjaga Harmonisasi Umat" di salah satu resto bilangan Ciputat Timur, Sabtu (31/8). 

"Polarisasi di Tangsel tidak akan terjadi karena masyarakat Tangsel cerdas modern dan religius. Maka pilkada di DKI tidak akan terjadi di Tangsel," ujar Fuady.
 

 
Menurutnya, kenapa tokoh agama sangat penting karena ada pengaruh. Sebagai tokoh agama jangan mengadu adu domba dan mengelabui. 

"Makanya bagi orang yang memiliki pengaruh berperan aktif," tegasnya.

Lanjut dia, Tangsel berpotensi melawan kotak kosong termasuk 40 wilayah lainnya sebelum ada putusan MK. Jika ingat Pilkada DKI putaran kedua Anies Baswedan menang menggunakan politisasi ulama.

Ia juga menjelaskan saat ini partisipasi pemilih sangat kecil karena anak muda menganggap Tempat Pemungutan Suara (TPS) seperti Tempat Pemakaman Umum (TPU). Maka harus ada hal yang menarik seperti di tempat-tempat yang asyik didatangi anak muda.

"Peserta demokrasi harus riang gembira dan riang tersenyum. Perlu juga ditempatkan di lokasi yang ramai dikunjungi anak-anak muda," imbuhnya.

Sementara itu, Dosen Universitas Pamulang (Unpam) Dani Ramdani mengatakan peran tokoh jauh lebih penting daripada partai politik. Kendati demikian Pilkada Tangsel dipastikan akan damai dan kondusif.

"Tokoh agama sebagai mediator, menjadi wasit dan menjadi tokoh meredakan ketegangan konflik politik. Kami pastikan Pilkada Tangsel tetap kondusif," ucapnya. 

Kepala Divisi Perencanaan Data Informasi KPU Kota Tangsel Widya Victoria menyampaikan masyarakat dan mahasiswa, dapat berperan. Pemilih milenial dan Gen Z tinggi. Totalnya 52 persen. Maka edukasi sangat penting. 

"Kedatangan mahasiswa memberikan energi bagi KPU sebagai penyelenggara," kata Widya.

Tangsel punya pengalaman pilkada 2020 yang mana salah satu calonnya ada non Muslim yakni Rahayu Saraswati berpasangan dengan H. Muhamad. 

Bukan hal baru dalam Pilkada tidak hanya agama Islam. Misalnya pada tahun 2020 Saraswati cukup kondusif. Artinya perbedaan secara religi tidak ada perbedaan. Artinya Pilkada tetap terjaga. Pilkada itu lokal dan biasanya egosentris  lebih tinggi.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya