Berita

Laskar Sunan Kalijaga Republik Indonesia (LSKRI)/Ist

Politik

LSKRI Minta Presiden Terpilih Perhatikan Isu Uighur

SABTU, 31 AGUSTUS 2024 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketidakadilan yang dialami oleh etnis Uighur di Xinjiang, China memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan, termasuk Laskar Sunan Kalijaga Republik Indonesia (LSKRI).

Koordinator LSKRI, Menur Maulani, tegas menyampaikan kecaman terhadap tindakan diskriminatif dan genosida yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok terhadap kelompok etnis muslim Uighur.
 
"Tindakan seperti penahanan massal, sterilisasi paksa, dan penghapusan budaya Uighur merupakan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan harus dihentikan," ujar Menur Maulani dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/8).
 

 
Menur Maulani menyampaikan, sejak 2017 lebih dari satu juta warga Uighur telah ditahan di kamp pendidikan ulang di Xinjiang, di mana mereka dipaksa melepaskan identitas budaya dan agama mereka.

Tindakan ini, kata dia, jelas melanggar hak-hak dasar dan menciptakan kekhawatiran di komunitas internasional.
 
"Kami menyerukan kepada Pemerintah Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), dan Prabowo Subianto selaku presiden terpilih untuk segera mengambil langkah tegas dalam menangani isu ini," katanya.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa LSKRI percaya bahwa partisipasi aktif pemerintah dalam forum internasional sangat diperlukan.
 
"Kami juga meminta pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu ini," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya