Berita

Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo/Ist

Politik

Mustahil Megawati Bisa Diintervensi Jokowi hanya untuk Menggagalkan Anies

SABTU, 31 AGUSTUS 2024 | 12:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Alasan PDIP tidak mencalonkan Anies Baswedan di Pilkada Jabar tidak masuk akal jika disebut karena intervensi Presiden Joko Widodo.

Direktur Eksekutif Sentral Politika Subiran Paridamos menilai, Megawati Soekarnoputri adalah Ketua Umum PDIP yang sulit diintervensi elite politik lain, termasuk Presiden Jokowi.

Maka dari itu, pernyataan Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono yang menyebut ada intervensi 'Mulyono' pada pencalonan Anies di Jabar tidak masuk akal. Mulyono sendiri ditengarai merujuk pada Presiden Jokowi, mengingat itu adalah nama kecil Kepala Negara.


"Intervensi 'Mulyono' pada pencalonan Anies merupakan narasi marketing politik untuk menciptakan sentimen negatif ke Jokowi. Kita tahu PDIP dan Megawati mustahil diintervensi istana," ujar Subiran kepada RMOL, Sabtu (31/8). 

Menurut lulusan Magister Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu, bukti Megawati tak bisa diintervensi terjadi pada Pilgub DKI Jakarta 2024. 

"Pengusungan Pramono Anung dan Rano Karno di Jakarta adalah bukti bahwa PDIP tidak bisa diintervensi. Jangankan oleh istana, opini publik dan elektabilitas lembaga survei sekalipun tidak bisa intervensi," tuturnya. 

Oleh karena itu, sosok yang kerap disapa Biran itu meyakini narasi intervensi di Pilgub Jabar adalah bentuk tudingan yang tak berdasar. 

"Statement ini menurut saya terlalu prematur dan sangat berisi muatan politik mengambinghitamkan Presiden Jokowi," tutup Biran.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya