Berita

Diskusi terkait Pilkada bertajuk "Tarik Menarik Dukungan Ulama pada Pilkada 2024" di salah satu Cafe di Banda Aceh, Kamis (29/8)/RMOLAceh

Politik

Ulama Jangan Cuma Dijadikan Alat Cari Dukungan

SABTU, 31 AGUSTUS 2024 | 03:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keterlibatan ulama dalam perpolitikan jangan hanya dijadikan sebagai ajang mencari dukungan. Kehadiran ulama dalam kontestasi politik juga harus dihargai dan dihormati.

"Kalau kita lihat dalam politik praktis dan adanya (keterlibatan) ulama untuk menarik dukungan ulama lainnya, misalnya digandengnya Tu Sop agar ulama dukung Pak Bustami," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD), Teuku Zulkhairi, diwartakan RMOLAceh, Jumat (30/8).

Menurut Zulkhairi, adanya keterlibatan ulama dalam perpolitikan akan membuat arah politik sangat berpegang teguh nilai-nilai keislaman. Sehingga tujuannya menjadikan politik yang syariah.


"Harapan kita, para ulama yang terlibat dalam politik, bisa membawa visi besar Islam dalam mewujudkan keadilan," ujar Zulkhairi.

Selain membawa visi besar Islam dalam mewujudkan keadilan, keterlibatan ulama di panggung politik diharapkan bisa mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya percaya kehadiran ulama dalam politik memiliki tujuan yang sangat baik dan tentunya harus dipandang positif oleh masyarakat," jelas Zulkhairi.

"Kalau ada orang yang menuduh ulama berpolitik dengan tujuan pribadi dan memperkaya diri sendiri, itu perlu dijauhi," tegasnya, menambahkan.

Sementara itu pengamat sosial dan politik, Usman Lamreung menilai, siapapun yang menjadi calon gubernur dan wakil gubernur mempunyai hak yang sama. Baik itu dari kalangan ulama ataupun bukan.

"Hanya saja yang menjadi pembeda terletak pada sebuah gagasan yang ditawarkan kepada masyarakat," sebut Usman.

Menurut Usman, politik itu statis dan dinamis, karena orang punya peluang yang sama. Tapi kembali apa gagasan dan konsep mereka para  (calon gubernur-wakil gubernur), terhadap kondisi Aceh hari ini.

Usman menjelaskan, saat ini ada sejumlah persoalan di Aceh yang harus diselesaikan. Misalnya persoalan syariat Islam, kekerasan terhadap anak, dan banyak lagi persoalan lainnya yang kemudian membutuhkan sebuah gagasan ke depan.

"Kita hari ini tidak melihat mereka (calon gubernur-wakil gubernur) menawarkan solusi dari masalah itu. Artinya mereka masih membangun popularitas, kita tidak melihat arah dan kebijakan mereka nantinya untuk membangun Aceh ke depan," pungkas Usman Lamreung.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya