Berita

Anies Baswedan/Ist

Politik

Ditantang Gabung Partai, Anies: Partai Mana yang Tidak Tersandera Kekuasaan?

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 19:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anies Baswedan angkat bicara setelah gagal berkompetisi dalam Pilkada Jakarta maupun Jawa Barat 2024.

Dalam pernyataannya, Anies menyinggung usulan untuk bergabung atau mendirikan partai politik baru. Ia menyebut bahwa hampir semua parpol tersandera oleh kekuasaan.  

"Ada yang usul supaya saya masuk partai atau bikin partai politik. Nah, begini, kalau masuk partai pertanyaannya partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan?” ujar Anies dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @AniesBaswedan dikutip Jumat (30/8).


Anies bahkan menyebut bahwa dalam kondisi saat ini, parpol yang baru akan mengusung calon saja sudah terancam, apalagi jika bergabung dengan partai yang sudah ada.

Menurutnya, situasi ini menunjukkan risiko yang dihadapi oleh pihak yang mengusulkan dirinya untuk bergabung dengan partai.

“Jangankan dimasuki mencalonkan saja terancam. Agak berisiko juga bagi yang mengusulkan. Jadi, ini adalah sebuah kenyataan nih,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anies menyampaikan bahwa apakah ke depan dirinya akan membangun organisasi masyarakat (ormas) atau partai politik baru, ia enggan berspekulasi mengenai hal tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta semua pihak menunggu keputusan apa yang akan diambilnya kelak.

“Kita lihat sama sama ke depan semoga tidak terlalu lama lagi kita bisa mewujudkan langkah -langkah kongkrit untuk bisa mewadahi gerakan yang sekarang ini makin hari makin membesar,” tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya