Berita

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Kekuasaan Jegal Anies di Pilkada 2024, Bukan PDIP

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 14:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP meyakini pendukung Anies Baswedan sudah tahu siapa yang menjegal mantan Gubernur DKI Jakarta itu hingga akhirnya gagal ikut kontestasi Pilkada, baik Jakarta maupun Jawa Barat. 

Sebab, baik PDIP maupun Anies mengalami kesamaan situasi di Pilkada Serentak 2024. 

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Kantor DPP PDIP pada Jumat dini hari (30/8). 


“Kan rakyat tahu yang mencoba menghalangi Pak Anies kan bukan dari PDI Perjuangan. Ada kekuasaan yang sampai konstitusi pun mau dilanggar, sampai kemudian digalang diciptakan benteng-benteng kekuasaan untuk mengepung PDI Perjuangan termasuk Pak Anies,” kata Hasto.

Atas dasar itu, Hasto menyebut bahwa PDIP tidak khawatir dengan pendukung Anies yang disebut-sebut berpotensi “menyerang” pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. Hasto meyakini para pendukung Anies sudah mafhum betul atas situasi yang terjadi saat ini. 

“Pendukung Pak Anies paham siapa yang menghambat itu dan itu kami pastikan bukan dari PDI Perjuangan, karena PDI Perjuangan mampu membangun komunikasi yang konstruktif,” tuturnya. 

“Itulah yang sangat penting, jadi sekali lagi rakyat memahami siapa yang mencoba untuk menciptakan political barrier bagi PDI Perjuangan dan Pak Anies, itu mereka yang punya kuasa,” demikian Hasto.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya