Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Akhir Pekan, Minyak Dunia Stabil

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau stabil meski sempat melemah tipis pada awal perdagangan Jumat (30/8).

Seperti dikutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober turun 0,09 persen menjadi 78,75 Dolar AS (Rp1,21 juta).

Sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 0,14 persen ke 75,80 per Dolar AS (Rp1,17 juta).


Kedua kontrak ditutup naik 1 Dolar pada perdagangan Kamis (29/8) yang didorong oleh kekhawatiran pasokan minyak.

Menurut keterangan para analis, pergerakan harga minyak itu terjadi karena tarik menarik sentimen antara kekhawatiran pasar atas konflik yang masih memanas di Timur Tengah dengan melemahnya permintaan minyak.

Dalam konflik di Timur Tengah, sentimen tersebut berasal dari penghentian separuh produksi minyak Libya atau sekitar 700 ribu barel per hari (bph) pada Kamis kemarin. 

Tidak hanya penghentian produksi, ekspor minyak dari negara itu juga disetop di beberapa pelabuhan akibat perselisihan internal.

Perusahaan konsultan, Rapidan Energy Group menjelaskan kerugian produksi minyak Libya bisa mencapai antara 900 ribu dan 1 juta barel per hari dan berlangsung selama beberapa minggu.

Di tengah masalah tersebut, pasokan minyak Irak juga diperkirakan akan menyusut setelah produksi negara itu melampaui kuota yang disepakati dengan OPEC+. 

Untuk itu, Irak berencana mengurangi produksi minyaknya menjadi antara 3,85 juta dan 3,9 juta barel per hari pada bulan depan.

Meskipun sentimen tersebut cukup positif bagi harga minyak, namun penguatan masih tertahan oleh besarnya kekhawatiran pasar atas prospek permintaan minyak ke depan, khususnya permintaan dari China yang merupakan salah satu importir besar minyak dunia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya