Berita

Anies Baswedan/Ist

Politik

PILKADA SERENTAK 2024

Parpol Barengan Tinggalkan Anies karena Ada Pengondisian

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 09:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anies Baswedan kini menghadapi tantangan berat dalam karier politiknya setelah semua partai politik (parpol) yang sebelumnya mendukungnya, kini meninggalkannya. Hal ini dikarenakan adanya dugaan pengondisian di Pilkada 2024.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengungkapkan bahwa Anies gagal maju dalam Pilkada Jakarta dan gagal pula di Pilkada Jawa Barat dengan dukungan PDIP, bukan tanpa sebab. 

Menurut Dedi, fenomena ini bukan semata-mata karena faktor pribadi Anies Baswedan, melainkan lebih disebabkan oleh adanya pengondisian yang membuat parpol-parpol ramai-ramai meninggalkan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.


"Semua parpol hari ini beramai-ramai meninggalkan Anies, bukan faktor Anies Baswedan, tetapi terkesan karena ada pengkondisian," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat (30/8). 

Dedi menilai, kondisi ini semakin menambah kompleksitas dinamika politik menjelang Pilkada 2024, di mana dukungan parpol menjadi salah satu kunci utama bagi kandidat untuk maju dan memenangkan pemilihan.

Sehingga, partai yang dikenal sangat dekat dangan Anies dalam hal ini PKS pun akhirnya meninggalkan mantan Mendikbud RI itu. 

“PKS termasuk yang terkondisikan,” pungkansya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya