Berita

Suryani Paskah Naiborhu/Ist

Politik

Suryani Paskah Dukung Muktamar PKB Tandingan Jakarta

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatra Utara (Wasek DPW PKB Sumut), Suryani Paskah Naiborhu, mendukung pelaksanaan Muktamar PKB tandingan di Jakarta yang  direncanakan berlangsung pada tanggal 2-3 September 2024.

Sosok yang merupakan sepupu dari Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut B Pandjaitan ini mengatakan hal tersebut karena menilai partai tersebut tidak dapat dilepaskan dari keberadaan Nahdlatul Ulama.

"Kelahiran PKB ini bertujuan untuk mengkoordinasikan warga NU yang ingin membentuk partai politik, untuk mewadahi aspirasi politik warga NU serta membantu keinginan warga NU untuk membentuk satu parpol yang dapat mewadahi aspirasi politik warga NU," ujarnya, Kamis (29/8).


Lebih lanjut dikatakan bahwa Almarhum Dr. (H.C.) K.H. Abdurrahman Wahid, Lc atau yang dikenal dengan panggilan Gus Dur dan saat itu juga menjabat sebagai Ketua Umum PBNU kemudian mewujudkan aspirasi masyarakat NU dengan mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada tahun 1998. Pendirian PKB ini juga mendapat dukungan yang kuat dari para  kiai NU.

"Sehingga benar jika ada yang mengatakan bahwa berdirinya PKB tidak lepas dari peranan dari NU berdasarkan fakta sejarah yang ada," tuturnya.

Suryani Paskah Naiborhu berharap Muktamar PKB di  Jakarta tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik. 

"Kami berharap muktamar PKB Jakarta yang rencananya akan berlangsung di tanggal 2 - 3 september 2024 ini dapat mengajak kembali tokoh-tokoh nasional seperti Gus Yaqut, Saifullah Yusuf, Yenny Wahid, Khofifah Indar Parawansa, bersatu membesarkan PKB," harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya DPP PKB mengadakan Muktamar ke VI di Bali pada tanggal 24-25 September 2024.

Namun Sekretaris Fungsionaris DPP PKB A Malik Haramain mengatakan bahwa muktamar tersebut dianggap tidak sah atau cacat hukum. Pasalnya, PKB baru mengadakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pada tanggal 23 Juli 2024 dengan salah satu hasilnya adalah memutuskan bahwa Muktamar PKB diadakan pada akhir tahun setelah pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024.

Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di internal partai tersebut, yang menurut Haramain,  ada sekitar 168 DPC dan beberapa DPW. Para pengurus ini kemudian memberikan mandat kepada Haramain untuk mengadakan muktamar dan hal itu telah dikonsultasikan Haramain kepada PBNU sebagai organisasi pendiri PKB.

Hal ini yang kemudian mendorong Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy dan Haramain serta kawan-kawan membuat Muktamar PKB tandingan yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 2-3 September 2024.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya