Berita

Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Pengunduran Diri Sejumlah Cakada Tak Ganggu Hubungan Jokowi dan Prabowo

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 17:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih tetap solid dan harmonis. Meskipun muncul spekulasi terkait pengunduran diri sejumlah calon kepala daerah (Cakada) dalam Pilkada Serentak 2014.

Hal itu ditegaskan Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8). 

"Saya harus katakan komunikasi Pak Prabowo (dengan Presiden) Jokowi sangat baik, sangat lancar. Komunikasi dalam minggu ini sehari bisa dua kali ketemu, hal penting sampai hal ringan dikomunikasikan,” ujar Muzani.


Muzani juga menyebut bahwa Prabowo telah mengundang Presiden Jokowi untuk hadir pada penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra, pada 30-31 Agustus 2024. Dan Jokowi pun sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir.

Menurut Muzani, isu keretakan hubungan antara Prabowo dengan Jokowi sengaja diproduksi untuk menciptakan kesan adanya perbedaan pandangan antara dua tokoh bangsa itu.

"Bukan hanya membantah, isu itu sengaja diproduksi seolah-olah ada perbedaan pandangan di antara pemimpin kita,” pungkasnya. 

Sejumlah cakada menyatakan mundur menjelang masa pendaftaran di KPU dibuka. Mulai dari pasangan Ahmad Riza Patria-Marshel Widianto di Pilkada Tangsel, Dico Ganinduto yang sudah mengantongi rekomendasi dari Golkar dan PSI juga mundur dari Pilwalkot Semarang. 

Lalu ada KGPAA Mangkunegara X alias Gusti Bhre yang mundur dari Pilwalkot Solo karena ada penolakan dari keluarga besar. Begitu pula dengan kader Golkar, Sekar Tandjung, yang mundur dari Pilwalkot Solo 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya