Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Mufti Anam/Repro

Politik

Doa Anggota DPR Fraksi PDIP di Rapur HUT ke-79: Berikanlah Keberanian Menghadapi Raja Zalim

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 16:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Mufti Anam, menyampaikan doa yang penuh dengan makna dalam Rapat Paripurna HUT ke-79 DPR RI yang digelar di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8). 

Dalam doanya, ia mengajak seluruh anggota dewan untuk merefleksikan nikmat demokrasi yang telah diperjuangkan selama 79 tahun di gedung parlemen.

"Ya Allah, hari ini kami berdoa kepadamu, melakukan refleksi diri atas nikmat demokrasi yang diperjuangkan di gedung ini selama 79 tahun, sebuah nikmat kemerdekaan yang telah engkau anugerahkan kepada bangsa ini, yang diperjuangkan dengan ikhtiar di tengah lantunan doa yang tak bertepi," ucap Mufti Anam di hadapan anggota DPR yang hadir.


“Terima kasih ya Allah atas kesempatan untuk kami menjalani takdir hidup dalam kuasaMu,” imbuhnya. 

Mufti Anam juga mengucapkan syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para wakil rakyat untuk menyuarakan aspirasi masyarakat. Ia mengakui bahwa selama 79 tahun berdirinya DPR RI, tidak semua amanah dapat diperjuangkan dengan optimal.

"Ya Allah ridhoilah kami, bukakan pintu hidayahMu. Ya Allah yang Mulia, tantangan ke depan bangsa Indonesia semakin berat, sebagai wakil rakyat semua tugas yang menjadi amanat Undang-undang dan janji yang kami ucapkan adalah tanggung jawab kami,” lanjutnya.

Doa yang dibacakan Mufti Anam juga berisi permohonan agar para wakil rakyat dijauhkan dari sifat serakah dan lebih mementingkan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi atau golongan.

"Berikan kami senantiasa keberanian seperti Daud AS, untuk menghadapi raja yang zalim. Sibukkanlah orang-orang zalim dengan orang-orang zalim lainnya. Dan selamatkanlah kami dari kejahatan mereka,” ucap Mufti Anam menutup doanya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya