Berita

Turnamen Catur Piala Persatuan Nasional yang dilaksanakan di markas FAN, Jakarta, pada Rabu (28/8)/Ist

Politik

Turnamen Catur Lintas Aktivis Wujudkan Persatuan Nasional

RABU, 28 AGUSTUS 2024 | 22:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Forum Aktivis Nasional (FAN) menggelar Turnamen Catur Piala Persatuan Nasional yang dilaksanakan di markas FAN, Jakarta, pada Rabu (28/8). 

Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 dan diikuti oleh para aktivis lintas generasi yang berasal dari berbagai latar belakang untuk menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas.

Salah satu penggagas FAN, M. Qodari, mengatakan bahwa acara turnamen catur ini memiliki semangat untuk memperkuat persatuan nasional serta menjalin silaturahmi di antara para aktivis dari berbagai organisasi dan lintas generasi.


“Forum Aktivis Nasional atau FAN adalah wadah berkumpulnya para mantan alumni, aktivis dan pimpinan dari berbagai macam kelompok Cipayung seperti HMI, PMKRI, GMNI, GMKI dan semua-semualah,” ujar Qodari kepada wartawan.

Qodari menyebutkan bahwa kegiatan turnamen catur ini terinspirasi dari aktivis senior Hatta Taliwang, yang merupakan penghobi catur dan pernah mencetak rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan pertandingan catur secara daring berkesinambungan terlama, yakni selama 700 malam berturut-turut.

Qodari menilai bahwa turnamen catur yang sukses dilaksanakan oleh FAN tersebut mencerminkan nuansa perdamaian dan persatuan nasional. 

Sebab, peserta yang tampil bukan hanya memiliki latar belakang organisasi yang berbeda, tetapi juga memiliki perbedaan pilihan politik maupun pandangan politik pada Pilpres 2024. Meski demikian, mereka menikmati keseruan dan melebur menjadi satu dalam turnamen tersebut.

“Karena ini 17 Agustus maka kemudian kita buat namanya Piala Persatuan Nasional. Di sini bersatu semua aktivis dari berbagai macam latar belakang organisasi dan juga berasal dari perbedaan latar belakang dukungan politik pada Pilpres 2024. Ada 01, 02 dan 03,” jelas Qodari.

“Di FAN ini bersatu, kemudian di acara pertandingan catur ini juga bersatu,” tambahnya.

Qodari mengaku menikmati kegiatan turnamen tersebut karena bisa berkumpul dan bersatu dengan sesama aktivis lainnya. Selain itu, turnamen ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan menjaga sportivitas.

“Pesertanya adalah kalangan aktivis, jadi ini acara dari aktivis, oleh aktivis, untuk aktivis. Kita bisa berbeda dalam pikiran politik, pandangan politik, tetapi kita tetap teman, kita tetap bersahabat dan kita bertanding dengan menjaga sportifitas dan bergembira satu dengan yang lain,” ungkapnya.

Qodari yang hadir di lokasi melihat secara langsung keseruan permainan catur dan ketatnya persaingan di antara para peserta. Mereka saling menyerang untuk merobohkan pertahanan lawan dengan berbagai strategi.

“Tadi saya sempat melihat pertandingan pada babak keempat, itu seru sekali pertandingan caturnya,” jelasnya lagi.

“Pertandingan berlangsung ketat karena memang sama-sama kuat, sama-sama hebat. Mereka punya pertahanan yang sangat kuat dan untuk membongkar pertahanan itu kemudian banyak terjadi pion-pion yang beterbangan. Serulah pokoknya,” tambahnya.

Dari turnamen ini, lanjut Qodari, memiliki makna yang mendalam, terutama dalam konteks kehidupan berbangsa. 

Meskipun pada Pilpres 2024 lalu terjadi perbedaan politik, namun setelah hajatan lima tahunan ini selesai, para aktivis dan seluruh elemen masyarakat kembali bersatu.

“Pesannya tentu saja adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Walaupun kita dalam pilpres berbeda pilihan, tetapi dalam menjalankan pemerintahan kita bersama-sama,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya