Berita

Pasangan bakal calon Walikota-Wakil Walikota Bandung, Haru Suandharu dan Dhani Wirianata/RMOLJabar

Politik

Jadi Pendaftar Pertama Pilwalkot Bandung, Haru-Dhani Bersyukur Tak Akan Ada Kotak Kosong

RABU, 28 AGUSTUS 2024 | 18:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Haru Suandharu dan Ridwan Dhani Wirianata resmi maju sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung usai menyerahkan berkas pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Rabu (28/8).

Berkas pendaftaran Haru-Dhani diterima langsung Ketua KPU Kota Bandung, Wenti Frihadianti. Haru-Dhani juga menjadi jadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Kota Bandung.

Pasangan yang kini memiliki akronim "HD" ini diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Ummat, dan Partai Perindo. 


Dalam sambutannya, Haru mengungkapkan sejumlah strategi untuk memenangkan Pilwalkot Bandung. Salah satunya adalah menggandeng Gerindra sebagai koalisi.

"Strateginya ya pasukan, pasangan calonnya, termasuk koalisinya, PKS dan Gerindra, itu bagian dari strategi," ungkap Haru, dikutip RMOLJabar, Rabu (28/8).

Haru bersyukur lantaran kekhawatiran masyarakat soal kemungkinan ada kotak kosong tidak terjadi. Sebab Pilwalkot Bandung kemungkinan akan diikuti 4 pasangan calon.

"InsyaAllah di Bandung enggak (ada kotak kosong). Itu juga strategi. Jadi dari awal sampai akhir sudah banyak strateginya," bebernya.

Di samping itu, Haru berharap pelaksanaan Pilkada di Bandung berjalan lancar, dan menghasilkan pemimpin yang dapat memberikan harapan baru serta perubahan lebih baik bagi Kota Kembang.

"Mudah-mudahan yang penting kita bisa melaksanakan pilkada ini secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, supaya kita memperoleh pemimpin yang lebih baik," ucap Haru.

Sementara Dhani menuturkan, dirinya bersama Haru telah menyiapkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat. Seperti ketersediaan lapangan pekerjaan dan pengembangan ekonomi kreatif.

"Lapangan pekerjaan ini berhubungan mengenai iklim bisnis atau iklim investasi. Saya akan membawa koneksi saya kepada pemerintah pusat untuk membawa investasi ke Bandung," jelasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya