Berita

Poster INA-LAC 2024/Kemlu RI

Dunia

Forum Bisnis INA-LAC 2024 Bakal Digelar di Peru

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 17:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) akan kembali menggelar Forum Bisnis Indonesia - Latin America and the Caribbean (INA-LAC) yang ke-6.

Dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa (27/8), Direktur Jenderal Amerika dan Eropa (Amerop) Kemlu RI, Umar Hadi menyebut INA-LAC tahun ini akan diselenggarakan mulai tanggal 11 hingga 13 September 2024, bertempat di Lima, Peru.

Dipaparkan Umar terdapat sejumlah program yang akan dilaksanakan selama INA-LAC 2024 yakni Business Matching, Business Pitching, Pameran Produk, INA-LAC Business Network, Society Network, CEO Talks, festival budaya hingga kuliner.


Umar menjelaskan bahwa telah ada 48 perusahaan dari Amerika Latin dan Karibia yang mengonfirmasi kehadirannya dalam forum bisnis INA-LAC di Peru.

"Perusahaan dari latin Amerika yang terkonfirmasi 48 perusahaan. Di Amerika Latin meski bertetangga ada halangan tidak bisa berkunjung karena alasan politik," ungkapnya.

Menurut Umar, forum ini penting guna memberikan kesempatan bagi pengusaha Indonesia memperluas pasarnya ke Amerika Latin dan Karibia.

"Penting CEO saling mengenal dan tukar pikiran mengenai prospek yang bisa dirambah. Banyak ide-ide baru, seperti renewable energy, IT, siber dan lainnya," papar Umar merujuk pada salah satu program di INA-LAC 2024 yakni CEO Talk.

Sementara itu, Ketua Komite Amerika Tengah, Kuba dan CARICOM KADIN, Prasetyo Singgih mengatakan bahwa pihaknya akan mengirim 15 perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran bisnis INA-LAC 2024.

"Kita memanfaatkan timing itu untuk menggelar INA-LAC, dimana kita akan memberangkatkan 15 orang pengusaha dari KADIN dan memamerkan lebih banyak produk," kata dia.

Ini merupakan pertama kalinya INA-LAC diselenggarakan di Lima, Peru. Sebab sejak 2019 sampai 2023 forum bisnis Indonesia dan mitra dari Amerika Latin-Karibia itu diadakan di Jakarta.

Menurut Prasetyo alasan Peru dipilih sebagai tuan rumah INA-LAC 2024 ialah karena negara itu tengah menjadi sorotan dunia internasional, terlebih tahun ini Lima juga menjadi tuan rumah Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

"Pada tahun ini APEC diadakan di Peru, maka Amerika Latin ini menjadi fokus dunia pada saat ini. Jadi rencana kunjungan kami ke negara-negara ini menjadi sangat tepat waktu," jelasnya.

Prasetyo mengungkap, selain mengikuti INA-LAC, KADIN juga menggelar acara roadshow ke berbagai negara Amerika beberapa hari sebelum maupun sesudah kegiatan di Peru.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya