Berita

Direktur Eksekutif Infus, Gde Siriana Yusuf/Ist

Politik

De Facto KIM Plus sudah Bubar

Lihat Saja Pilkada Banten dan Tangsel
SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mengusung sejumlah calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2024 secara de facto sudah bubar. 

Demikian pendapat Direktur Eksekutif Infus, Gde Siriana Yusuf menanggapi eskalasi politik terkini, dimana partai politik yang tergabung dalam KIM Plus memilih cakada yang berbeda.

"Saya kira KIM Plus sudah bubar de facto. PKS juga kan nggak ikut KIM Plus di Pilkada Tangsel dan Jawa Barat. Jadi Golkar pun tidak sejalan dengan KIM Plus di Banten," kata Gde kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa (27/8). 


Berkaca dari sini, menurut Gde, keberadaan KIM Plus ada yang menjadi dalangnya.

Namun seiring berjalannya Waktu, kelompok yang mengatur itu tidak bisa merangkul ke semua parpol. 

"Ini menunjukkan bahwa KIM Plus di Pilkada lebih dipengaruhi oleh kepentingan arrangernya. Siapa arrangernya? Parpol yang bakal dapat keuntungan banyak dari kombinasi paslon di berbagai Pilkada," kata Gde. 

"Tetapi parpol-parpol banyak juga yang rugi karena dukungan bersama KIM Plus bertentangan dengan aspirasi konstituennya. Jadi Komitmen dalam KIM Plus rontok sudah," sambungnya.

Terbaru, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia secara langsung memberikan Surat Rekomendasi Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi sebagai bakal calon gubernur-wakil gubernur di Pilkada  Banten 2024 di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, pada Selasa (27/8).  

“Bismillah kami serahkan B1KWK kepada Cagub Banten untuk Ibu Airin dan Ade Sumardi,” kata Bahlil Lahadalia saat jumpa pers.  

Balik arah ini terjadi usai Partai Golkar sebelumnya mendukung pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah untuk Pilkada Banten 2024.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya