Berita

Anies Baswedan/Ist

Politik

Dengarkan Suara Wong Cilik PDIP Harus Usung Anies

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 11:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PDIP tidak boleh ragu-ragu untuk mengusung Anies Baswedan maju dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024 yang sudah memasuki tahapan pendaftaran cagub-cawagub hari ini.

Demikian harapan Sekum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Suhanda Hananto dalam keterangannya, Selasa (27/8).

Bahkan, kata Suhanda, berdasarkan survei terakhir lembaga Survei Saiful Mujani Research Center (SMRC)   menyatakan nama Anies Baswedan cenderung lebih unggul jika melawan Ridwan Kamil maupun Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada Jakarta 2024. 


Anies akan unggul jika head to head dengan Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta. Anies Baswedan dapat 42,8 persen, Ridwan Kamil 34,9 persen, dan yang belum tahu 22,3 persen.

Menurut Suhanda, PDIP adalah partai yang sangat besar dan sudah memiliki pengalaman dalam pemerintahan baik di tingkat nasional maupun daerah.

"Karenanya PDIP akan mendengarkan suara wong cilik yang ingin Anies maju Pilkada Jakarta," kata Suhanda.

Suhanda menambahkan, rakyat Jakarta sedang menunggu keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang infonya akan memberikan hasil keputusan untuk Cagub dan Cawagub Jakarta pada Kamis lusa (29/8).

Anies dikabarkan sempat hadir di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat yang menjadi lokasi pengumuman calon kepala daerah PDIP, Senin siang (26/8). Ia datang dengan memakai batik bernuansa warna merah.

Namun informasi di lapangan, Anies meninggalkan DPP siang di tengah acara yang masih berlangsung.

Tak lama setelah itu, potret pertemuan Anies dan Rano Karno beredar. Keduanya memang sebelumnya digadang-gadang akan diusung PDIP sebagai cagub dan cawagub Jakarta.


Jakarta menjadi satu dari tiga provinsi yang belum diumumkan PDIP terkait peta dukungan cagub dan cawagub. Selain Jakarta, PDIP belum bersikap resmi di Jawa Timur dan Jawa Barat.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya