Berita

Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dikabarkan akan jadi yang pertama daftar ke KPU Jabar/Istimewa

Politik

Pilkada Jabar 2024

Dedi-Erwan Siap Jadi Paslon Pertama yang Daftar ke KPU Jabar

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 19:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pendaftaran calon kepala daerah pada Pilkada serentak 2024 segera dibuka. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, dikabarkan akan jadi paslon pertama yang daftar ke KPU setempat, Selasa besok (27/8).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat telah menerima surat dari relawan salah satu kandidat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) yang akan berkontestasi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2024.

Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni mengatakan, dari surat yang diterima pihaknya, Dedi Mulyadi direncanakan akan menjadi pendaftar pertama. Namun, KPU masih berkoordinasi dengan relawan tersebut soal kepastiannya. 


"Iya di surat yang dikirim mah itu (Dedi Mulyadi) tapi mau dikonfirmasi terlebih dahulu, takutnya Dedi yang lain," kata Ummi ditemui RMOLJabar di Kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Senin (26/8). 

Setelah mendapatkan surat dari relawan, KPU Jabar langsung mengkonfirmasi terhadap tim Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. Mereka akan segera mendaftar sebagai cagub-cawagub pada hari pertama pembukaan pada 27 Agustus besok.

"Tapi kami sudah mengkonfirmasi yang bersangkutan apakah mendaftar KPU karena kan jam 16.00 kita sudah tutup. InsyaAllah akan kami update siapa yang akan pertama datang," ujar Ummi.

Ummi menyebut saat pendaftaran nanti pihaknya akan memberlakukan pembatasan kepada relawan yang akan mengantar. Para kandidat yang akan mendaftar hanya boleh didampingi 50 orang saja.

"Persiapan pendaftaran calon Gubernur Jawa Barat dalam proses pencalonan, jadi kita akan membatasi untuk tim yang akan mendaftar, kita batasi 50 orang. Sehingga nanti yang bisa masuk 50 orang, 30 ada di luar dan 20 akan kami terima,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya