Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Kawasan Industri Wiraraja Batam, Senin (26/8)/Ist

Bisnis

Airlangga Saksikan Peluncuran Industri Ekonomi Hijau di Kawasan Wiraraja

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 17:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Wiraraja Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (26/8). Di lokasi ini, Airlangga turut menghadiri peluncuran Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park (GESEIP).

Dalam acara tersebut, Menko Airlangga juga menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama pasokan gas alam dan pembangunan infrastruktur di dalam Kawasan Industri Wiraraja.

“Di era digitalisasi, semikonduktor menjadi sangat penting dan pemerintah pusat mempersiapkan sumber daya manusia-nya. Ada start up di Bandung yang sudah menjadi value chain industri semikonduktor di AS dalam hal chip design,” kata Airlangga.


Kawasan Industri Wiraraja telah berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau yang mampu tumbuh stabil mencapai 4,9 persen (yoy) triwulan II 2024. Sektor industri pengolahan memberikan share sebesar 41 persen terhadap PDRB Kepulauan Riau.

“Saya berharap Kepri ini bisa menonjol di kawasan regional. Kita berani bersaing dengan Johor di Malaysia,” tegas Airlangga.

Menko Airlangga kemudian melakukan kunjungan ke PT Atelier Solar Indonesia yang bergerak dalam usaha manufaktur solar modul. Nilai investasi perusahaan tersebut tercatat sebesar 30 juta Dolar AS dengan penyerapan tenaga kerja terampil sebanyak 150 orang.

Pada fase 1, perusahaan ini produksi solar modul berkapasitas 800 MW dan pada fase 2 akan memproduksi solar modul berkapasitas 2 GW.

“Saya bangga pengembangan kawasan di Wiraraja ini bisa meningkatkan investasi di Pulau Batam. Diharapkan kawasan ini menjadi salah satu tulang punggung industrialisasi di Pulau Batam yang berorientasi ekspor,” pungkas Airlangga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya