Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

PKB Singgung Kader NU Tak Jadi Pengecut

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengkritik secara terbuka upaya gangguan terhadap Muktamar PKB di Bali oleh sekelompok orang yang mengenakan atribut partai.

Cak Imin mengungkapkan bahwa ada sekelompok preman yang berpura-pura menjadi kader PKB dan mencoba mengacaukan jalannya muktamar. 

"Kemarin ada beberapa gelintir preman pakai jaket pakai baju PKB mau mengganggu Muktamar ini," cerita Cak Imin saat menyampaikan pidato penutup di Nusa Dua, Bali, Minggu (25/8).


Kader PKB gadungan ini disinyalir dikirim dari oknum PBNU. Namun, upaya tersebut berhasil dihalau oleh petugas keamanan adat Bali atau Pecalang yang bergerak cepat untuk menjaga ketertiban. 

"Saya ingin mengimbau kalau kalian orang baik datanglah baik-baik tanpa harus mengirim preman untuk mengganggu kami. Kalau kalian orang baik jadilah manusia yang gentle tunjukan muka kalian," tegas Cak Imin.

"Kalau kalian kader NU jangan jadi kader NU yang pengecut. Muhaimin ini ketua umum PKB sekaligus kader NU," sambungnya berapi-api.

Cak Imin lalu menyampaikan terima kasih kepada para raja dan puri di Bali yang telah mendukung dan menjaga kelancaran Muktamar PKB. Dukungan ini, menurut Cak Imin, menunjukkan bahwa PKB memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat Bali.

"Alhamdulillah terima kasih kepada para raja-raja, puri-puri Bali yang telah membantu mengamankan proses Muktamar yang konstitusional ini," tandasnya.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya