Berita

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep/RMOL

Politik

PSI Umumkan Kaesang Batal Maju Pilkada 2024

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 17:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Putra bungsu Presiden Joko Widodo yang kini menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep diklaim tidak akan maju di Pilkada 2024.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli Antoni menyebut, Kaesang tidak akan maju di Pilkada sesuai putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024 yang mengharuskan calon gubernur dan wakil gubernur berusia minimal 30 tahun terhitung saat pendaftaran.

"Setelah keputusan MK, apa pun hasil konsultasi KPU dan DPR minggu depan, saya memastikan Kaesang Pangarep tidak akan maju di Pilkada 2024," ujar Raja Juli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/8).


Sikap tersebut juga sudah disampaikan Kaesang kepada PSI untuk menarik diri dari keterlibatan di Pilkada 2024, karena alasan ingin fokus berusaha dan mengurus keluarga.

"Sebagai teman yang hampir tiap hari berinteraksi dengan Mas Kaesang, Ketua Umum PSI, saya tahu persis bahwa Mas Kaesang sangat taat konstitusi," pungkas Raja Juli.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini sebelumnya didorong maju Pilkada 2024 di beberapa daerah. Dimulai dari Pilkada Jakarta, Kaesang masuk radar Gerindra sebagai kandidat Cagub.

Sinyal dukungan Gerindra ini langsung direspons Kaesang dengan menyatakan diri siap maju Pilkada Jakarta. Namun pada akhirnya Gerindra memilih pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Nama Kaesang pun hilang dari radar.

Tidak berhenti di Jakarta, Kaesang yang belum genap setahun menjadi Ketum PSI ini kembali dimunculkan sebagai kandidat calon wakil gubernur Jawa Tengah. Bahkan Nasdem sudah terang-terangan menyatakan dukungan dengan kombinasi Ahmad Luthfi-Kaesang.

Manuver ini tetap berjalan di tengah ganjalan aturan syarat pencalonan kepala daaerah yang mengharuskan calon gubernur dan wakil gubernur berusia minimal 30 tahun saat pendaftaran di KPU RI. Sementara Kaesang baru genap 30 tahun pada 25 Desember 2024.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya