Berita

Golkar/Ist

Politik

Hasil Munas Digugat, Pengamat: Golkar Sangat Lihai Memainkan Drama Politik

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 20:47 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Gugatan terhadap hasil Musyawaran Nasional (Munas) Golkar yang dilakukan sejumlah kadernya merupakan bagian dari drama politik khas partai beringin. 

Pengamat politik di Sumatera Utara, Dr Bakhrul Khair Amal mensinyalir gugatan ini menjadi bagian dari respon Golkar dalam menyikapi berbagai situasi politik yang berpotensi merugikan mereka. Artinya dengan gugatan ini, maka putusannya nanti tetap yang dimenangkan adalah Golkar itu sendiri.

“Yang menarik adalah Golkar tidak melakukan kerusuhan saat munas. Mereka tidak ada blunder jadi ini lebih banyak memainkan kepentingan partai,” katanya, Jumat (23/8).


Dr Bakhrul menegaskan, Golkar sangat matang dalam merespon berbagai kepentingan dari luar yang mengganggu mereka. Gugatan ini menjadi cara untuk tetap menjaga soliditas internal mereka dari kehadiran orang dari luar Golkar.

“Golkar bisa membaca, ini permainan kepentingan siapa?. Nah, ketika dibaca ini kepentingan orang dari luar, mereka akan memainkan permainan ini sehingga nanti Golkar itu tetap berjalan sesuai dengan kepentingan mereka sendiri,” ungkapnya.

Sejauh ini kata Bakhrul, dirinya tidak melihat bahwa Golkar mengakomodir kepentingan Jokowi yang mencoba masuk memanfaatkan keberadaan mereka sebagai partai besar.

“Melainkan, kepentingan di internal Golkar itu sendiri. Artinya ada pembagian tugas untuk mengakomodir kepentingan mereka, bukan kepentingan dari luar seperti kepentingan keluarga Jokowi,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya