Berita

PT Pertamina (Persero) dan Nippon Export and Investment Insurance (NEXI) perusahaan asal Jepang memperkuat sinergi melalui penandatanganan Amandemen Nota Kesepahaman mengenai kerja sama di bidang asuransi perdagangan dan fasilitas kredit/Ist

Bisnis

Pertamina dan NEXI Tingkatkan Kesepakatan Asuransi Perdagangan dan Fasilitas Kredit Transisi Energi

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 16:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina (Persero) dan Nippon Export and Investment Insurance (NEXI) perusahaan asal Jepang memperkuat sinergi melalui penandatanganan Amandemen Nota Kesepahaman mengenai kerja sama di bidang asuransi perdagangan dan fasilitas kredit. 

Amandemen MoU ini ditandatangani di sela Asia Zero Emission Community (AZEC) Ministerial Meeting 2024 di Jakarta. 

Perjanjian ini ditandatangani oleh Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini, dan Senior Managing Executive Officer, Member of Board of NEXI Kazuki Hondo.


MoU sebelumnya ditandatangani pada Pertemuan Menteri AZEC tahun 2023. MoU ini mendasari kemitraan strategis untuk mendukung perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Jepang, membantu dalam transisi dan keamanan energi, serta meningkatkan kerjasama dalam pembiayaan Pertamina. 

Sementara, Amandemen MoU ini memperkuat komitmen kedua pihak di bidang jaminan kredit ekspor dan asuransi, serta perpanjangan periode kerjasama.

Emma mengungkapkan pentingnya memahami nilai tambah dari pendanaan asuransi, yakni untuk mengurangi risiko pendanaan terutama pada proyek energi yang berskala besar. 

Integrasi fasilitas dari NEXI memberikan perlindungan bagi Pertamina untuk mendapatkan pembiayaan dengan skema yang lebih menguntungkan. 

Langkah strategis ini, tambah Emma, akan mengurangi potensi risiko finansial, serta memperkuat kepercayaan investor, meningkatkan akses investasi inisiatif transisi energi Pertamina. 

“Kolaborasi kami dengan NEXI merupakan upaya Pertamina untuk menjaga aspek finansial proyek-proyek Pertamina, seiring upaya mencapai energi yang berkelanjutan," ujar Emma dalam keterangan tertulis, Jumat (23/8).

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamina berkomitmen mencapai transisi energi dan menjalankan mandat dalam ketahanan energi. 

“Kolaborasi dengan NEXI merupakan salah satu upaya mendukung komitmen dalam mempercepat transisi energi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui rekam jejak kerjasama Indonesia-Jepang, bisnis asuransi perdagangan dan fasilitas kredit NEXI akan memiliki peran penting dalam meningkatkan iklim investasi pada transisi energi. 

Integrasi fasilitas keuangan ini diharapkan dapat memicu peningkatan investasi dan kemajuan sektor energi, serta mendorong masa depan energi berkelanjutan. Penyelarasan strategis ini mendukung tujuan AZEC dan dinamika global menuju energi yang berkelanjutan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya