Berita

Abbott dan Kememdikbudristek mengedukasi orang tua serta guru untuk memerangi malnutrisi/Ist

Nusantara

Abbott-Kemendikbud Edukasi Orang Tua dan Pendidik Tanggulangi Malnutrisi

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 13:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kolaborasi Abbott dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kememdikbudristek) mengedukasi orang tua serta guru untuk memerangi malnutrisi pada anak di Indonesia. 

Malnutrisi merupakan masalah kompleks yang muncul dalam berbagai bentuk. Stunting adalah salah satu bentuk malnutrisi yang umum terjadi ketika tinggi badan anak berada di bawah tinggi badan yang sehat untuk usianya. 

Anak pengidap stunting berisiko mengalami defisiensi imun, gangguan fungsi kognitif, masalah perilaku, dan penurunan kesehatan tulang, serta penurunan massa otot. 


Saat ini, terdapat sekitar 148 juta balita di seluruh dunia yang mengidap stunting, dan 6,3 juta di antaranya berada di Indonesia.

“Malnutrisi memengaruhi anak di segala usia dan status sosial serta ekonomi, maka dari itu, dalam memerangi malnutrisi dibutuhkan upaya bersama antara sektor pemerintah dan swasta,” kata Head of Nutrition Medical Affairs at Abbott in Indonesia, Prawira Winata dalam keterangannya, Jumat (23/8).

Salah satu lokasi penyuluhan yang dilakukan Abbott-Kemendikbud adalah TK Islam Bunayya yang diikuti guru dan orang tua siswa.

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbudristek Komalasari mengatakan, mengurangi dan mencegah stunting pada anak merupakan prioritas utama di Indonesia.

“Mendorong kesadaran dan pemahaman terkait pemeriksaan tumbuh kembang dan nutrisi yang baik itu penting," kata Komalasari.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya