Berita

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Budi Sulistiono/RMOLJatim

Politik

Risma Masuk Kandidat PDIP di Pilgub Jatim?

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 11:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

PDIP Jatim masih menggodok sejumlah nama yang akan dicalonkan pada kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024.

Bahkan, besar kemungkinan PDIP akan mengusung calon tanpa koalisi.

"Ketika undang-undang dimungkinkan, PDIP bisa berangkat sendiri. Komunikasi aktif dengan berbagai kelompok, berbagai komunitas di Jatim sudah kita jalin, termasuk dengan NU, Muhammadiyah," ujar Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Budi Sulistiono, di Kantor PDIP Jatim, Surabaya, Kamis (22/8)


Kendati demikian, DPD PDIP Jatim masih menunggu keputusan DPP PDIP serta menunggu hasil konsolidasi partai lain untuk menentukan wakil calon gubernurnya nanti. Sejauh ini, calon kepala daerah di Jatim, Jateng, dan Jakarta memang belum diumumkan oleh DPP PDIP.

"Ada dua nama kemungkinan yang akan dicalonkan, Risma atau Azwar Anas. Paling besar peluangnya Risma. Untuk calon wakilnya dari luar PDIP, masih menunggu konsolidasi dengan partai lain," terangnya, diwartakan RMOLJatim, Jumat (23/8).

Budi mengaku tidak menutup kemungkinan nanti keputusan DPP PDIP bisa memilih petahana Khofifah Indar Parawansa sebagai calon Gubernur Jawa Timur. Tetapi hal itu semua masih perlu melalui rapat khusus dari tingkat DPD PDIP Jatim dan DPP PDIP.

Budi menegaskan, ketika regulasi memungkinkan bagi partainya untuk mengusung paslon sendiri, maka hal itu akan dimanfaatkan betul. 

"Kita loyal pada keputusan konstitusi. Itu sudah jelas dan garis. Kami tidak akan bertentangan dengan apa yang diputus," tandasnya.

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 60/PUU-XXII/2024 memang menjadi angin segar bagi banyak partai termasuk PDIP di Jatim. Sebab, pada putusan tersebut melonggarkan ambang batas pencalonan Pilkada. Tidak lagi berpatokan 20 persen kursi DPRD sebagaimana regulasi sebelumnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya