Berita

Ketua Tim (Katim) Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kanwil Kemenagsu, H. Mulia Banurea/RMOL

Nusantara

Kanwil Kemenag Sumut Komitmen Optimalkan Dana Umat

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 23:03 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Optimalisasi dana umat menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk menunjang berbagai kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kerjasama antar pemangku kepentingan lintas umat beragama menjadi hal yang harus dibangun dengan baik.

Demikian salah satu poin keutamaan dalam pertemuan stakeholder bertema ‘Mengoptimalkan Dana Umat Untuk Pengentasan dan Pemberdayaan’ yang digelar oleh Tim Humas, Data dan Informasi (HDI) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara di Hotel Grand Jamee Medan, Kamis (22/8).

“Kerja sama dan sinergi antar pemangku kepentingan menjadi hal yang sangat diperlukan untuk mencapai tujuan dimaksud,” Kepala Kanwil Kemenagsu, H. Ahmad Qosbi Nasution yang diwakili oleh Ketua Tim (Katim) Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kanwil Kemenagsu, H. Mulia Banurea.


Dijelaskan Mulia Banurea, dana umat itu diselenggarakan dalam bentuk zakat. Zakat selain untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, juga diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan untuk membantu hal lain, seperti pendidikan, kesehatan hingga lapangan pekerjaan.

“Pengembangan managemen zakat secara profesional kedalam beberapa sektor strategis, seperti sektor kredit mikro, sektor portofolio keuangan syari’ah dan sektor investasi langsung sangat berdaya guna untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan mendorong kesejahteraan hidup masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kabid Bimas Kristen Pauli Sarji Purba, S.Thmengungkapkan dalam Agama Kristen ada namanya dana persembahan dan persepuluhan yang dikelola oleh gereja. 

“Memberi juga mendukung gereja untuk menyebarkan Injil dan mengajarkan Alkitab kepada para anggotanya,” sebut Pauli Sarji

Sementara, Pembimas Katolik Marihuttua Pasaribu, S.Ag, M.Si menyampaikan dalam Agama Katolik ada namanya Badan Amal Kasih Katolik (BAKKat).

Ia menjelaskan, pengelolaan dana keagamaan Katolik dalam BAKKat merupakan proses yang terus berkembang dan membutuhkan kerjasama dan kolaborasi antara Gereja Katolik, Direktorat Jenderal Bimas Katolik, dan masyarakat Katolik.

“Yang terpenting transparansi, akuntabilitas, dan penggunaan yang tepat dari dana keagamaan tersebut harus tetap menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan sosial bagi masyarakat,” kata Marihuttua Pasaribu.

Sementara ituPembimas Agama Hindu, Elirosa Tarigan, SE  menyampaikan, dalam Agama Hindu ada Badan Dana Punia Hindu Nasional atau lebih dikenal sebagai Badan Dharma Dana Nasional (BDDN). Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN) dibentuk pada 2003.

Disebutkannya, pemberian dana punia dapat berupa makanan (Kanista Dana), pakaian (Madyama Dana), pelayanan (Utama Dana), dan pemberian berupa ilmu pengetahuan (Vidya Dana).

“Tidak hanya terbatas pada materi saja, Dana Punia juga bisa berbentuk non-materi. Terpenting berlandaskan rasa tulus dan ikhlas,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pembimas Agama Buddha, Dr. Budi Sulistiyo, S.Ag yang menjelaskan tentang Dana Wajib (Dana Paramita). Dana Paramita wajib ini dibayarkan melalui lembaga keagamaan yang dibentuk dan disahkan oleh Pemerintah

“Berdana adalah cara untuk melatih diri dan mengungkapkan cinta, yang berarti menghilangkan Ego dan mengembangkan hati untuk peduli pada orang lain,” ungkapnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya