Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat mengumumkan calon kepala daerah pada Pilkada 2024, Kamis (22/8)/RMOL

Politik

Megawati: Jangan Bikin Barang Antik Marah!

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 16:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengklaim dirinya sebagai "barang antik".  

Salah satu alasannya, karena Presiden ke-5 RI itu turut menyaksikan ayahnya, Soekarno, bersama tokoh lainnya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Hal ini diungkap Megawati saat berpidato dalam pengumuman dukungan calon kepala daerah di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (22/8).


"Saya ini barang antik loh, jadi barang antik itu apa? Saya lebih tahu dari mereka-mereka yang sok tahu. Jangan bikin barang antik jadi marah ya," kata Megawati.

Dalam pidatonya, Megawati juga merasa prihatin dengan kondisi perpolitikan Indonesia hari ini. Menurutnya, sandiwara politik Indonesia sudah terlalu gila.

Bahkan Mega secara spesifik mengatakan kesal dengan pihak-pihak yang mencoba melanggar konstitusi dengan berusaha mengubahnya dengan cara tidak wajar.

"Indonesia yang kucinta masa keadaannya sekarang begini?" keluh Megawati.

Ibunda Ketua DPR RI, Puan Maharani, itu lantas menyindir seseorang yang masa kerjanya sudah mau habis tapi masih mengakali hukum dan konstitusi.

"Sudahlah, sudah mau selesai, selesai saja," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya