Berita

Mahasiswa UI siap bergerak ke gedung DPR RI untuk melakukan pengawalan putusan MK yang coba dianulir oleh DPR dan Pemerintah/Net

Politik

Kawal Putusan MK, 1.100 Mahasiswa UI Geruduk Gedung DPR

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 13:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ribuan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) akan menjadi bagian dari aksi unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan di depan Gedung MPR/DPR di Senayan, Jakarta. 

Sejak Kamis pagi (22/8), lapangan yang tak jauh dari kampus FISIP UI di Depok, Jawa Barat, yang jadi tempat berkumpul sudah dipenuhi ribuan mahasiswa UI yang mengenakan jaket almamater warna kuning. 

Menurut informasi yang dihimpun, sekitar 1.100 mahasiswa UI akan ikut menggelar aksi atas sikap DPR dan pemerintah yang menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Nomor 70//PUU-XXII/2024.


Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, Verrel Uziel mengatakan, pihaknya akan bergerak ke DPR RI untuk mengawal putusan MK yang coba dianulir atau digagalkan DPR melalui revisi UU Pilkada.

“Maka dari itu hari ini massa UI akan hadir di DPR RI untuk mengawal, jangan sampai akhirnya perwakilan rakyat kita membuat semacam gerakan-gerakan yang tidak dikehendaki oleh rakyat itu sendiri,” ujar Varel, Kamis (22/8).

Di gedung DPR nanti, BEM UI akan bergabung dengan sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa dari universitas lain. 

“Seperti yang saya tahu juga teman-teman dari Unpad, ITB, semua sedang mobilisasi ke DPR RI, sehingga rasanya DPR RI akan sangat ramai masyarakat rakyat Indonesia yang marah terkait kondisi negeri ini sekarang,” tuturnya.

“Berdasarkan pendataan terakhir, mahasiswa UI yang akan hadir ke DPR RI 1.100, itulah perkiraan massa UI yang akan membersamai aksi nantinya,” sambung Verrel.

BEM UI menegaskan akan terus mengawal keputusan MK agar tidak dianulir DPR dan Pemerintah. Jangan sampai keputusan MK diubah untuk kepentingan pihak atau golongan tertentu, yang bukan keinginan rakyat.

“Mengawal sampai kapanpun muara dari aksi ini, tentu akan kami kawal bersama, satu mimpi kami bagaimana rakyat bisa kembali menang dari para pengkhianat rakyat,” tandas Varel.

Sekitar 10 minibus dan dan 30 angkot tampak terparkir di sekitar lapangan yang akan menjadi alat transportasi mahasiswa ke gedung DPR RI.

Populer

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

Ketika Kebenaran Nasib Buruh Migran Dianggap Ancaman

Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:33

OTT KPK juga Tangkap Haji Kunang Ayah Bupati Bekasi

Jumat, 19 Desember 2025 | 03:10

Uang yang Diamankan dari Rumah Pribadi SF Hariyanto Diduga Hasil Pemerasan

Rabu, 17 Desember 2025 | 08:37

Kajari Bekasi Eddy Sumarman yang Dikaitkan OTT KPK Tak Punya Rumah dan Kendaraan

Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:07

Kejagung Ancam Tak Perpanjang Tugas Jaksa di KPK

Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:35

UPDATE

Kepala Daerah Dipilih DPRD Bikin Lemah Legitimasi Kepemimpinan

Jumat, 26 Desember 2025 | 01:59

Jalan Terjal Distribusi BBM

Jumat, 26 Desember 2025 | 01:39

Usulan Tanam Sawit Skala Besar di Papua Abaikan Hak Masyarakat Adat

Jumat, 26 Desember 2025 | 01:16

Peraih Adhyaksa Award 2025 Didapuk jadi Kajari Tanah Datar

Jumat, 26 Desember 2025 | 00:55

Pengesahan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim Sangat Mendesak

Jumat, 26 Desember 2025 | 00:36

Konser Jazz Natal Dibatalkan Gegara Pemasangan Nama Trump

Jumat, 26 Desember 2025 | 00:16

ALFI Sulselbar Protes Penerbitan KBLI 2025 yang Sulitkan Pengusaha JPT

Kamis, 25 Desember 2025 | 23:58

Pengendali Pertahanan Laut di Tarakan Kini Diemban Peraih Adhi Makayasa

Kamis, 25 Desember 2025 | 23:32

Teknologi Arsinum BRIN Bantu Kebutuhan Air Bersih Korban Bencana

Kamis, 25 Desember 2025 | 23:15

35 Kajari Dimutasi, 17 Kajari hanya Pindah Wilayah

Kamis, 25 Desember 2025 | 22:52

Selengkapnya