Berita

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (22/8)/RMOL

Politik

Rapur Pengesahan RUU Pilkada Batal, Menkumham Tunggu Aba-aba DPR

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 12:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rapat Paripurna (Rapur) pengesahan RUU Pilkada dibatalkan DPR lantaran belum memenuhi kuorum.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas mengatakan langsung berkoordinasi dengan DPR. Namun, dia belum bisa memastikan apakah akan berlanjut atau tidak.

"Kita belum tahu apa yang akan terjadi ya, nanti sebentar kami akan berkomunikasi dengan DPR untuk apakah akan dilaksanakan kembali sidang paripurna, kami akan konsultasi dulu," kata Supratman di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (22/8).


Ketika disinggung mengenai RUU Pilkada bakal disahkan sebelum tahapan pendaftaran pasangan calon kepala daerah dibuka, 27 Agustus 2024.

Menteri dari Partai Gerindra ini tak menjawab hal tersebut dan mengembalikannya kepada DPR.

"Ya itu kan hak DPR, bukan kita. Kan bukan kita nih. Nanti kita koordinasi dulu ya," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa rapat paripurna yang akan mengesahkan RUU Pilkada terpaksa ditunda karena tidak memenuhi kuorum.

Seharusnya rapat paripurna dua pertiga dari jumlah anggota dewan namun yang hadir dalam rapat paripurna hari ini hanya 89 orang anggota dewan.

DPR pun melakukan skors terhadap rapat selama 30 menit kemudian membatalkan lantaran setelah 30 menit tetap belum memenuhi kuorum.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya