Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Dolar Tersungkur ke Level Terendah terhadap Euro

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 11:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS menguat tipis pada Rabu (21/8), setelah jatuh ke level terendah terhadap Euro. 

Euro naik ke 1,1132 Dolar AS, tertinggi sejak Desember tahun lalu, karena investor meningkatkan taruhan mereka pada pemangkasan suku bunga Fed tahun ini. 

Beberapa analis mengaitkan penurunan imbal hasil, yang membuat obligasi AS tak laku dan membebani Dolar. 


Indeks dolar jatuh ke level terendah sejak akhir Desember di 101,30 tetapi terakhir naik 0,12 persen di 101,51.

Sterling juga naik ke level tertinggi sejak Juli 2023 pada Rabu di 1,3054 Dolar AS tetapi juga melemah hingga berada 0,1 persen lebih rendah di 1,3019 Dolar AS.

Jane Foley, kepala strategi valas di Rabobank, mengatakan tidak ada alasan yang jelas di balik jatuhnya Dolar.  

Saat ini adalah jelang libur musim panas di mana banyak pedagang libur dan membuat pasar lebih bergejolak, katanya. 

Dolar juga bergejolak terhadap mata uang Jepang, merosot 0,21 persen menjadi 144,945 Yen pada satu titik, sebelum terakhir diperdagangkan 0,55 persen lebih tinggi pada 146,03 Yen.

Sebelumnya, Dolar Australia merosot dari level tertinggi satu bulan di 0,6749 Dolar AS pada Selasa.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya